BPBD Kabupaten Probolinggo Gerak Cepat Tangani Korban Kebakaran Rumah di Desa Dringu


Dringu, Lensaupdate.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat menangani musibah kebakaran rumah yang menimpa warga Dusun Krajan Bandaran RT 04 RW 02 Desa Dringu Kecamatan Dringu. Melalui Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB), BPBD menyalurkan bantuan logistik sekaligus melakukan asesmen kerusakan pada Senin (8/6/2026).

Bantuan tersebut diberikan kepada Bajuri, pemilik rumah yang terdampak kebakaran yang terjadi pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 15.20 WIB. Penanganan di lapangan dilakukan bersama sejumlah instansi terkait untuk memastikan kebutuhan dasar korban dapat segera terpenuhi.

Dalam penyaluran bantuan tersebut, BPBD Kabupaten Probolinggo menyerahkan berbagai kebutuhan darurat berupa paket kebersihan, terpal, paket sembako, paket sandang, selimut, lauk-pauk, hygiene kit hingga perlengkapan makan.

Selain memberikan bantuan, petugas juga melakukan asesmen guna mengetahui tingkat kerusakan bangunan akibat kebakaran. Dari hasil pendataan di lapangan, kebakaran menyebabkan sejumlah bagian rumah mengalami kerusakan, mulai dari kasur yang terbakar, bagian kayu bangunan yang hangus hingga kerusakan pada atap rumah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan langkah cepat yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

“Kami bergerak cepat melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan logistik kepada korban kebakaran sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar korban dan keluarga dalam masa tanggap darurat,” katanya.

Menurut Oemar, hasil asesmen yang dilakukan tim di lapangan akan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan langkah penanganan lanjutan sesuai kebutuhan korban dan ketentuan yang berlaku.

“Tim kami telah melakukan pendataan terhadap kerusakan yang terjadi. Hasil asesmen ini akan kami tindak lanjuti untuk menentukan bentuk penanganan berikutnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” terangnya.

Proses penanganan bencana tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD Kabupaten Probolinggo, Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo, Pemerintah Desa Dringu hingga Koramil Dringu. Sinergi lintas sektor ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada korban dapat berjalan cepat dan optimal.

Pada kesempatan tersebut, Oemar juga mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang dapat dipicu oleh berbagai faktor, terutama instalasi listrik dan aktivitas rumah tangga.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan di lingkungan rumah masing-masing guna mencegah terjadinya kebakaran. Kewaspadaan dan langkah pencegahan menjadi hal yang sangat penting untuk meminimalkan risiko bencana,” pungkasnya. (mel/fas)