Seven Beach Festival Disiapkan Jadi Ikon Wisata Pesisir Kabupaten Probolinggo


Kraksaan, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mulai mematangkan konsep pelaksanaan Seven Beach Festival sebagai upaya memperkuat sektor pariwisata pesisir dan menggerakkan ekonomi masyarakat. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi dan sosialisasi yang digelar Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Probolinggo di ruang Jabung 3 Kantor Bupati Probolinggo, Senin (25/5/2026).

Rapat koordinasi dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo M. Sjaiful Efendi dan diikuti sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat hingga pengelola wisata pantai.

Dalam arahannya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo M. Sjaiful Efendi mengatakan Seven Beach Festival dirancang sebagai pengembangan wisata berbasis pesisir sekaligus penguatan ekonomi lokal melalui keterlibatan masyarakat dan pelaku UMKM.

“Festival ini bukan sekadar pesta rakyat, tetapi instrumen untuk menggerakkan UMKM lokal, sektor perikanan, jasa transportasi laut hingga perhotelan,” katanya.

Menurut Sjaiful, festival tersebut menjadi bagian dari upaya mereplikasi keberhasilan Festival Tujuh Ranu yang sebelumnya mampu menarik perhatian masyarakat luas dan meningkatkan kunjungan wisata.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar pelaksanaan festival dapat berjalan optimal dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. “Disporapar tidak bisa berjalan sendiri. Semua harus bergerak serentak mulai dari Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan, Dinas PUPR hingga Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa,” terangnya.

Selain promosi wisata, aspek keselamatan wisata bahari juga menjadi perhatian utama pemerintah daerah. “SOP keamanan pelayaran, life jacket dan kesiapan tim penyelamat wajib dipastikan 100 persen,” tambahnya.

Sementara Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo Heri Mulyadi menjelaskan Seven Beach Festival akan mengusung konsep sport tourism, nature tourism dan culture tourism sebagai daya tarik utama.

“Festival ini dirancang untuk menyatukan koridor pesisir Kabupaten Probolinggo melalui promosi tujuh titik strategis pantai sehingga wisatawan tidak hanya berkunjung ke satu lokasi, tetapi menjelajahi seluruh destinasi,” ujarnya.

Tujuh destinasi wisata yang masuk dalam konsep festival tersebut meliputi Pantai Bahak Kecamatan Tongas, Pulau Gili Ketapang Kecamatan Sumberasih, Pantai Pelangi Kecamatan Dringu, Pantai Bentar dan Pantai Klasik Kecamatan Gending serta Pantai Duta dan Pantai Bohai Kecamatan Paiton.

Disporapar menargetkan Seven Beach Festival mampu meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir. “Target utama kita adalah terciptanya perputaran ekonomi langsung di tingkat masyarakat lokal,” jelasnya.

Dalam rapat koordinasi tersebut, sejumlah OPD juga menyampaikan dukungan dan masukan terkait kesiapan infrastruktur, pengamanan hingga layanan kesehatan selama pelaksanaan festival berlangsung.

Rakor ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk menjadikan Seven Beach Festival sebagai ikon wisata baru Kabupaten Probolinggo berbasis potensi maritim dan pesisir berkelanjutan. (nab/zid)