Paiton, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar dzikir dan sholawat bersama Majelis Sholawat “Az Zuhri” di Lapangan Desa Sukodadi Kecamatan Paiton, Jum’at (22/5/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program prioritas “Probolinggo Mengetuk Pintu Langit” yang mengedepankan penguatan spiritual masyarakat seiring pembangunan daerah.
Kegiatan dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Abdul Ghafur mewakili Bupati Probolinggo bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Ribuan jamaah muslimin dan muslimat dari Kecamatan Paiton dan wilayah sekitarnya memadati lokasi kegiatan. Hadir pula tokoh agama, tokoh masyarakat serta Khadimul Majlis Sholawat dan Dzikir “Khairun Dakwah” Dr. KH. Firdaus Ainul Yaqin.
Dalam sambutannya, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Probolinggo Abdul Ghafur mengapresiasi terselenggaranya dzikir dan sholawat bersama Majelis Sholawat dan Dzikir “Az Zuhri” tersebut.
“Kami berharap kegiatan ini mendapatkan ridho Allah SWT dan membawa keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo. Gema sholawat Nabi yang kita lantunkan malam ini merupakan bagian dari program prioritas Probolinggo SAE, yakni Probolinggo Mengetuk Pintu Langit,” katanya.
Menurut Ghafur, program tersebut menjadi salah satu bentuk penguatan nilai religius dan budaya masyarakat melalui kegiatan keagamaan berbasis kearifan lokal.
“Kegiatan ini tidak hanya berupa dzikir dan sholawat, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menjaga tradisi keagamaan yang telah tumbuh di tengah masyarakat,” terangnya.
Ghafur menegaskan pembangunan daerah tidak cukup hanya bertumpu pada pembangunan fisik semata, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan spiritual dan moral masyarakat.
“Melalui dzikir dan sholawat bersama ini kita mengetuk pintu langit, memohon ridho, ma’unah dan inayah Allah SWT agar masyarakat Kabupaten Probolinggo diberikan keselamatan, keberkahan serta dijauhkan dari segala bala dan musibah,” jelasnya.
Lebih lanjut Ghafur berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus istiqomah dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Probolinggo yang SAE, yakni Sejahtera, Amanah-Religius dan Eksis Berdaya Saing.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh jamaah dan masyarakat yang mengikuti kegiatan ini dengan khusyuk dan khidmat. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya. (ren/zid)
.jpeg)