Kraksaan, Lensaupdate.com - Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris SMP Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan teacher training di ruang Ki Hajar Dewantara Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 70 guru Bahasa Inggris SMP se-Kabupaten Probolinggo tersebut menghadirkan widya iswara nasional pakar English teaching and learning, Cristian Puguh.
Pelatihan ini menjadi upaya meningkatkan kualitas serta kreativitas guru dalam menghadirkan pembelajaran Bahasa Inggris yang inovatif, interaktif dan menyenangkan di lingkungan sekolah.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Like Lidyawati mengatakan teacher training tersebut diharapkan mampu membuka wawasan para guru agar lebih kreatif dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa.
“Harapannya dengan kegiatan teacher training MGMP Bahasa Inggris ini guru-guru terbuka dan terinspirasi dari apa yang disampaikan pemateri kita sehingga pembelajaran Bahasa Inggris menjadi lebih variatif, inspiratif dan menarik diterapkan di satuan pendidikan,” katanya.
Menurut Like, guru Bahasa Inggris harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan metode pembelajaran modern agar siswa lebih tertarik mengikuti proses belajar di kelas.
“Hari ini kita berkolaborasi bersama membangun makna dan komitmen agar pembelajaran Bahasa Inggris lebih kreatif, menyenangkan dan interaktif bersama anak-anak di sekolah,” jelasnya.
Like menambahkan pemanfaatan teknologi pembelajaran seperti layar Interactive Flat Panel (IFP) yang telah tersedia di sejumlah sekolah perlu dioptimalkan guna mendukung pembelajaran yang lebih inovatif dan menarik.
“Inovasi harus selalu ditampilkan dalam pembelajaran. Banyak model kegiatan yang bervariasi yang bisa dimanfaatkan guru saat mengajar di kelas, termasuk penggunaan layar IFP agar anak-anak lebih tertarik belajar,” terangnya.
Sementara Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono memberikan dukungan kepada para guru Bahasa Inggris agar terus aktif berkarya dan menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan bagi siswa.
“Bahasa Inggris saat ini menjadi pembelajaran internasional. Karena itu kita harus mensupport anak-anak agar lebih mencintai pelajaran Bahasa Inggris dan tidak lagi menganggapnya sebagai pelajaran yang menakutkan,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, MGMP Bahasa Inggris SMP Kabupaten Probolinggo diharapkan mampu terus bersinergi menghadirkan program peningkatan kompetensi guru guna mendukung terwujudnya pendidikan yang lebih berkualitas di Kabupaten Probolinggo. (nab/zid)
