Kraksaan, Lensaupdate.com - Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) SMP se-Kabupaten Probolinggo menggelar halal bihalal sekaligus reformasi kepengurusan di SMP Negeri 1 Kraksaan, Jum’at (9/5/2026).
Kegiatan yang diikuti guru BK SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Probolinggo tersebut menjadi ajang silaturahmi, diskusi serta penguatan program pembinaan karakter dan pendampingan siswa.
Dalam forum itu, para guru BK saling berbagi pengalaman terkait pelayanan konseling bagi siswa yang menghadapi persoalan akademik, keluarga maupun lingkungan sosial.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono melalui Kepala Bidang Pembinaan SMP Like Lidyawati mengatakan guru BK memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan mendampingi perkembangan mental siswa di tengah tantangan kenakalan remaja saat ini.
“Guru BK bukan hanya menangani siswa bermasalah, tetapi juga menjadi pendamping yang membantu membentuk sikap, kepribadian dan rasa percaya diri anak-anak kita. Tugas ini tentu tidak mudah karena berkaitan dengan pengolahan hati, rasa dan pola pikir siswa,” katanya.
Menurut Like, kegiatan MGBK diharapkan mampu melahirkan berbagai program inovatif yang dapat menjadi ruang positif bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan potensi diri.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya sebatas halal bihalal dan pengukuhan pengurus baru, tetapi juga menghasilkan program nyata yang bermanfaat bagi siswa di Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.
Like mengungkapkan guru-guru BK saat ini tengah merancang kompetisi kreatif tingkat SMP yang fokus pada penguatan pendidikan karakter dan pencegahan kenakalan remaja.
“Setelah dilakukan diskusi bersama guru-guru MGBK, akhirnya muncul kesepakatan untuk menghadirkan kompetisi yang berkaitan dengan pembinaan karakter siswa. Harapannya kegiatan ini bisa memacu semangat, kreativitas dan prestasi anak-anak,” terangnya.
Kompetisi tersebut nantinya akan dikemas dalam berbagai bentuk kreatif seperti lomba vlog, iklan edukasi hingga sosiodrama bertema pendidikan karakter dan kenakalan remaja.
Like menambahkan program tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pada semester pertama tahun ajaran baru mendatang sebagai bagian dari penguatan layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
“Guru BK harus semakin proaktif dalam kegiatan yang mampu menumbuhkan disiplin, semangat belajar dan rasa percaya diri siswa. Kami berharap semangat ini terus terjaga demi menciptakan generasi yang berkarakter dan berprestasi,” pungkasnya. (nab/zid)
