Pajarakan, Lensaupdate.com – Latihan Gabungan dan Ajang Kreasi Palang Merah Remaja (Laga Aksi Praja) VII tahun 2026 yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo resmi ditutup di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Probolinggo Desa Karanggeger Kecamatan Pajarakan, Minggu (17/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari sejak Sabtu (16/5/2026) tersebut diikuti 21 kontingen PMR dari berbagai sekolah di Kabupaten Probolinggo. Terdiri dari 11 kontingen PMR tingkat madya dan 10 kontingen tingkat wira dengan total peserta mencapai 403 orang.
Selain peserta, kegiatan juga didukung oleh 42 pembina serta 30 panitia dan asisten panitia yang mendampingi seluruh rangkaian lomba dan pelatihan.
Dalam ajang tersebut, SMPN 1 Paiton berhasil meraih peringkat umum 1-A kategori PMR Madya, disusul SMPN 1 Banyuanyar sebagai peringkat umum 1-B, SMPN 1 Leces peringkat umum 1-C dan SMP Bhakti Pertiwi peringkat umum 1-D.
Sementara pada kategori PMR Wira, SMKN 1 Kraksaan sukses menjadi peringkat umum 1-A, SMAN 1 Paiton peringkat umum 1-B, SMAN 1 Gending peringkat umum 1-C dan SMAN 1 Dringu peringkat umum 1-D.
Penutupan kegiatan dilakukan oleh Waka Kesiswaan MAN 2 Probolinggo Hasanah sekaligus menyerahkan penghargaan kepada para juara lomba.
Berbagai cabang lomba digelar selama kegiatan berlangsung. Untuk lomba sang juara kategori Madya dimenangkan SMPN 1 Banyuanyar, sedangkan kategori Wira diraih SMAN 1 Dringu. Lomba desain logo laga kategori Madya dimenangkan SMPN 1 Leces dan kategori Wira diraih SMKN 1 Kraksaan.
Pada lomba tandu darurat, MTsN 2 Probolinggo menjadi juara kategori Madya dan SMKN 1 Banyuanyar juara kategori Wira. Sedangkan lomba mini vlog laga dimenangkan SMP Bhakti Pertiwi untuk kategori Madya dan MAN 1 Probolinggo pada kategori Wira.
Sementara lomba musikalisasi puisi kategori Madya diraih SMPN 1 Paiton dan kategori Wira dimenangkan SMK Zaha Genggong. Untuk lomba senam kreasi PMR, SMPN 1 Paiton menjadi juara kategori Madya dan SMK Zaha Genggong juara kategori Wira. Sedangkan lomba tenda laga kategori Madya diraih SMPN 1 Paiton dan kategori Wira dimenangkan MAN 1 Probolinggo.
Waka Kesiswaan MAN 2 Probolinggo Hasanah mengatakan Laga Aksi Praja tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan memperkuat persaudaraan antaranggota PMR.
“Menang atau kalah bukanlah tujuan utama, tetapi bagaimana kita belajar, berani tampil, menjunjung sportivitas dan mempererat persaudaraan,” katanya.
Hasanah berharap seluruh peserta memperoleh pengalaman berharga yang dapat menjadi motivasi untuk terus berkembang dan meningkatkan prestasi di masa depan.
“Semoga kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dan menambah semangat untuk terus berkembang serta meraih prestasi yang lebih baik,” jelasnya.
Sementara Korwil Timur PMI Kabupaten Probolinggo Helman menilai kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam pembinaan PMR untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan dan jiwa kemanusiaan para anggota.
“Latihan gabungan ini menjadi ajang pertemuan anggota PMR untuk saling berbagi, mengevaluasi serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan secara seimbang dalam suasana gembira dan partisipatif,” ungkapnya. (nab/zid)
.jpeg)