Mina, Lensaupdate.com - Jamaah haji asal Kabupaten Probolinggo yang tergabung dalam Kloter SUB 02 dan SUB 03 telah tiba di Mina setelah menjalani rangkaian wukuf di Arafah dan mabit di Muzdalifah, Selasa (26/5/2026) malam waktu Arab Saudi.
Berdasarkan laporan pergerakan jamaah, seluruh jamaah Kloter SUB 02 sebanyak 380 orang diberangkatkan dari Arafah menuju Mina mulai pukul 21.40 WAS dalam kondisi aman dan lengkap. Seluruh jamaah mengikuti skema murur dan tanazul tanpa adanya jamaah wafat maupun safari wukuf.
Plh Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo Ervin Syarif Arifin mengatakan jamaah haji Kabupaten Probolinggo saat ini telah berada di tenda Mina untuk mempersiapkan pelaksanaan lempar jumrah.
“Alhamdulillah jamaah haji SUB 03 sudah berada di tenda Mina dan saat ini tinggal menunggu jadwal pelaksanaan lempar jumrah,” katanya.
Menurut Ervin, kondisi jamaah secara umum dalam keadaan baik setelah menjalani rangkaian ibadah puncak haji di Arafah dan Muzdalifah. Meski demikian, jamaah tetap diminta menjaga stamina karena aktivitas ibadah di Mina cukup padat dan membutuhkan kondisi fisik prima.
“Setelah melaksanakan wukuf di Arafah dan mabit di Muzdalifah, kami menghimbau jamaah tetap menjaga fisik, beristirahat cukup, makan makanan yang sudah disediakan dan memperbanyak minum air zamzam agar kesehatan tetap terjaga,” jelasnya.
Ia menerangkan jamaah selanjutnya akan mengikuti prosesi lempar jumrah Aqabah serta jumrah ula dan wustha sesuai jadwal yang telah ditentukan petugas haji.
Sementara terkait pelaksanaan Nafar Awal maupun Nafar Tsani, pihaknya masih menunggu perkembangan situasi dan kondisi jamaah selama berada di Mina.
“Untuk pelaksanaan Nafar Awal dan Nafar Tsani bagi jamaah Kabupaten Probolinggo, kami masih menunggu kondisi dan situasi di Mina,” tegasnya.
Ervin berharap seluruh jamaah haji asal Kabupaten Probolinggo diberikan kesehatan dan kemudahan hingga seluruh rangkaian ibadah selesai dilaksanakan.
“Semoga seluruh jamaah diberikan kemudahan dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur,” pungkasnya. (put/zid)
