Leces, Lensaupdate.com - Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Probolinggo mengapresiasi penguatan pelaksanaan Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis (TBC) sebagai langkah strategis dalam mempercepat eliminasi kasus TBC di tengah masyarakat.
Penguatan ACF tersebut dilakukan melalui kolaborasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo bersama STPI guna meningkatkan penemuan kasus secara aktif, memperluas edukasi kesehatan serta mempercepat penanganan pasien TBC.
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo Sofia mengatakan pelaksanaan ACF menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung percepatan eliminasi TBC karena mampu membantu deteksi dini kasus di masyarakat.
“ACF merupakan langkah penting dalam upaya penanggulangan TBC karena membantu menemukan kasus lebih cepat di masyarakat sekaligus memperkuat edukasi kesehatan,” katanya.
Menurut Sofia, penguatan ACF tidak hanya berfokus pada pelaksanaan skrining kesehatan, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjalani pengobatan TBC hingga tuntas agar risiko penularan dapat ditekan.
Ia juga mengapresiasi peran Penanggung Jawab Tuberkulosis (PJ TB) serta kader TBC yang selama ini aktif melakukan edukasi, skrining hingga pendampingan pasien di lapangan.
“Mereka memiliki peran strategis dalam mendampingi masyarakat dan memastikan pasien menjalani pengobatan secara rutin hingga selesai,” jelasnya.
Sofia menegaskan keberhasilan eliminasi TBC membutuhkan dukungan seluruh pihak melalui kolaborasi lintas sektor dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit menular tersebut.
“Melalui penguatan ACF secara berkelanjutan, kami berharap penemuan kasus TBC dapat dilakukan lebih cepat sehingga pengobatan segera diberikan dan risiko penularan di masyarakat dapat ditekan secara optimal,” pungkasnya. (mel/fas)
