Dringu, Lensaupdate.com - Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan Ngopi Bareng Rembuk Koperasi (Ngobras) bersama Ketua Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di ruang PRIC Mal Pelayanan Publik Kabupaten Probolinggo, Senin (25/5/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto didampingi Kepala Bidang Perkoperasian Ary Sulistyowati dan diikuti sekitar 80 Ketua KDKMP se-Kabupaten Probolinggo.
Forum rembuk koperasi digelar sebagai wadah komunikasi untuk menjaring aspirasi pengurus koperasi sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia menyikapi dinamika peran pengurus dalam pengelolaan KDKMP, termasuk terkait proses rekrutmen manajer koperasi dan pengelolaan oleh PT Agrinas selama dua tahun.
Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi agar berbagai aspirasi pengurus koperasi dapat tersampaikan secara resmi dan terarah kepada pemerintah.
“DKUPP memfasilitasi agar aspirasi KDKMP ini bisa tersampaikan kepada Bupati, DPRD, Pemerintah Provinsi Jawa Timur hingga pemerintah pusat sehingga penyampaian aspirasi tetap terarah dan kondusif,” katanya.
Menurut Sugeng, keberadaan forum rembuk koperasi sangat penting untuk memperkuat sinergi antarpengurus koperasi sekaligus menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah selama proses pengembangan koperasi berlangsung.
“Kami ingin seluruh pengurus koperasi tetap solid, menjaga komunikasi yang baik dan bersama-sama membangun koperasi agar lebih kuat dan berkembang,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta menghasilkan tiga kesepakatan utama. Pertama, pembentukan paguyuban KDKMP se-Kabupaten Probolinggo lengkap dengan struktur kepengurusan mulai ketua, wakil ketua, sekretaris hingga bendahara.
Kedua, komitmen DKUPP untuk menyampaikan seluruh hasil penjaringan aspirasi kepada Bupati Probolinggo, Satgas KDKMP, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pemerintah pusat dan DPRD Kabupaten Probolinggo.
“Sementara kesepakatan ketiga adalah komitmen bersama seluruh peserta untuk menjaga kondusivitas daerah selama proses pengembangan dan pengelolaan KDKMP berlangsung,” terangnya.
Sugeng berharap kegiatan Ngobras mampu memperkuat peran koperasi desa dan kelurahan sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat di Kabupaten Probolinggo.
“Harapannya koperasi desa dan kelurahan ini bisa berkembang sehat, profesional dan benar-benar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Penguatan kapasitas SDM koperasi penting dilakukan agar pengelolaan KDKMP dapat berjalan lebih baik, transparan dan berkelanjutan di masa mendatang,” pungkasnya. (mel/fas)
