Pajarakan, Lensaupdate.com - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo menggelar pelatihan bordir bagi 30 perempuan di Cindy Bordir Desa Selogudig Kulon Kecamatan Pajarakan, Senin (11/5/2026). Pelatihan tersebut menjadi upaya meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi perempuan melalui penguatan sektor UMKM lokal.
Kegiatan ini mendapat motivasi langsung dari Ketua Dekranasda Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, S.E., M.M. Hadir pula Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo Saniwar, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Umi Hani’ah Fahmi AHZ, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto, Kepala Desa Selogudig Kulon Bagus Budi Prayoga serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Probolinggo.
Pelatihan dilaksanakan selama 30 hari dengan fasilitas berupa uang saku, makan siang, perlengkapan pelatihan hingga kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh peserta.
Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo Saniwar mengatakan program tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi masyarakat, khususnya perempuan agar memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung perekonomian keluarga.
“Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan sumber daya manusia yang terampil dan produktif. Kami berharap peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik sehingga nantinya mampu mandiri dan memiliki peluang usaha maupun pekerjaan,” katanya.
Sementara Ketua Dekranasda Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris memberikan motivasi kepada peserta agar terus percaya diri dan berani mengembangkan kemampuan diri.
“Perempuan harus mandiri dan memiliki kemampuan untuk berkembang. Dengan keterampilan seperti bordir ini, saya berharap ibu-ibu bisa lebih produktif, membantu ekonomi keluarga bahkan menciptakan peluang usaha sendiri,” ujarnya.
Menurut Ning Marisa, keterampilan yang dimiliki perempuan dapat menjadi kekuatan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi keluarga maupun daerah.
“Jangan pernah takut untuk belajar dan berkembang. Perempuan memiliki peran besar dalam membangun keluarga yang kuat dan sejahtera,” tambahnya.
Owner Cindy Bordir Umi mengaku bersyukur usahanya dipercaya menjadi lokasi pelatihan keterampilan tersebut. Ia berharap seluruh peserta serius mengikuti pelatihan agar mampu memiliki keterampilan yang bermanfaat.
“Kami berharap peserta benar-benar serius mengikuti pelatihan sehingga nantinya memiliki keterampilan yang bisa digunakan untuk bekerja ataupun membuka usaha sendiri. Semoga kegiatan seperti ini juga dapat terus mendukung perkembangan UMKM lokal,” ungkapnya.
Melalui pelatihan tersebut, Pemerintah Kabupaten Probolinggo berharap semakin banyak perempuan yang mandiri secara ekonomi dan mampu menjadi bagian dari penguatan UMKM serta pembangunan daerah. (nab/zid)
.jpeg)