Diperta Kabupaten Probolinggo Awasi Keamanan Pangan Hewani untuk Program MBG


Leces, Lensaupdate.com – Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo mendampingi UPT Laboratorium Kesehatan Hewan (Lapkeswan) Malang melakukan pengambilan sampel produk pangan asal hewan di SPPG Sumberkedawung 003 Leces, Rabu (7/5/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan keamanan pangan guna mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar bahan makanan yang digunakan aman dan layak dikonsumsi masyarakat.

Tim UPT Lapkeswan Malang dipimpin Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) drh. Desi Purnama didampingi jajaran Diperta Kabupaten Probolinggo, di antaranya Medik Veteriner Muda drh. Novita Dwi Setyorini dan dokter hewan penyelia wilayah Leces drh. Maya. Kehadiran tim diterima langsung Kepala SPPG Sumberkedawung 003 Leces Afin Nur Afiat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mengambil lima sampel daging ayam, lima sampel telur ayam ras dan lima sampel daging sapi dengan total masing-masing 2,5 kilogram untuk diuji di laboratorium.

Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Nikolas Nuryulianto mengatakan pengambilan sampel dilakukan untuk memastikan kualitas produk pangan hewani yang digunakan dalam program MBG memenuhi standar keamanan pangan.

“Tujuannya untuk memastikan produk pangan asal hewan seperti daging sapi, daging ayam dan telur benar-benar layak diolah dan disajikan dalam program Makan Bergizi Gratis,” katanya.

Menurut Niko, sampel yang diambil akan menjalani sejumlah pengujian laboratorium mulai dari uji formalin, boraks, organoleptik, Eber, Total Plate Count (TPC) hingga pemeriksaan kemungkinan pemalsuan daging babi.

“Hasil laboratorium diperkirakan selesai sekitar dua minggu dan nantinya akan disampaikan kepada pihak SPPG serta Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Niko menambahkan layanan pengujian tersebut diberikan secara gratis sekaligus menjadi bagian dari evaluasi mutu dan penguatan standar pelayanan pangan di SPPG.

“Hasil uji laboratorium ini bisa menjadi bahan evaluasi untuk memastikan kualitas pelayanan dan pemenuhan standar pangan bergizi tetap terjaga,” terangnya.

Melalui pengawasan tersebut, Diperta Kabupaten Probolinggo berharap seluruh bahan pangan hewani yang digunakan dalam program MBG benar-benar aman, sehat dan berkualitas bagi masyarakat penerima manfaat.

“Harapannya makanan yang disajikan melalui program MBG aman dikonsumsi dan memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat,” pungkasnya. (mel/fas)