Kuripan, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo kembali melanjutkan program “Ngantor di Kecamatan” di Kecamatan Kuripan, Selasa (5/5/2026). Melalui kegiatan tersebut, Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris bersama jajaran pemerintah daerah turun langsung ke lapangan untuk memetakan kebutuhan prioritas pembangunan dan melihat kondisi masyarakat secara nyata.
Kegiatan ini dihadiri Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE., MM., Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ serta Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Umi Haniah Fahmi AHZ.
Turut mendampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Rangkaian kegiatan diawali dengan dialog bersama kepala desa di Kantor Kecamatan Kuripan yang dilanjutkan paparan wilayah dan diskusi lintas sektor bersama Forkopimka, kepala puskesmas, KUA, PLKB, PPL hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Usai dialog, rombongan dibagi menjadi tiga tim untuk melakukan kunjungan lapangan di sejumlah desa. Tim pertama dipimpin langsung oleh Bupati Haris dengan agenda penyaluran bantuan sembako Baznas, peninjauan Embung Jatisari, kunjungan usaha konveksi Kaos Bromo hingga meninjau petani tembakau dan pengrajin rambut palsu di Desa Menyono.
Sementara tim kedua dipimpin Wakil Bupati Fahmi AHZ dengan agenda santunan anak yatim, sosialisasi mitigasi bencana, audiensi masyarakat, penyaluran bantuan pangan, bantuan RTLH serta layanan cek kesehatan gratis di Desa Resongo dan Karangrejo.
Sedangkan tim ketiga dipimpin Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa bersama Ning Umi dengan agenda kunjungan posyandu, TK Pembina, pelayanan KB hingga peninjauan gedung puskesmas baru di Desa Kedawung.
Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris mengatakan program “Ngantor di Kecamatan” menjadi langkah pemerintah daerah untuk memastikan pembangunan berjalan berdasarkan kondisi riil masyarakat.
“Program ini memang berkelanjutan. Sekarang kita ngantor di Kecamatan Kuripan, salah satu kecamatan yang agak ujung dan mungkin selama ini juga jarang tersentuh. Kita datang langsung untuk berdiskusi dan memetakan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Haris menyoroti pentingnya pembangunan akses jalan penghubung Kecamatan Kuripan menuju wilayah Kabupaten Lumajang yang dinilai masih membutuhkan perhatian.
“Kita melihat ada kebutuhan terkait jalan penghubung dengan Lumajang. Kondisi jalannya cukup berat, sehingga ke depan sedang kita siapkan pavingisasi agar akses masyarakat lebih layak,” jelasnya.
Menurut Bupati Haris, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga menyentuh sektor ketahanan pangan, sumber air, pendidikan, kesehatan hingga kondisi sosial masyarakat.
“Ini menjadi momen kebersamaan sekaligus asesmen bersama seluruh stakeholder. Semua melihat langsung kondisi masyarakat sehingga program yang dijalankan nantinya benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan,” tegasnya.
Bupati Haris menambahkan hasil dari kegiatan “Ngantor di Kecamatan” akan menjadi bahan evaluasi dan dasar penentuan prioritas pembangunan Kecamatan Kuripan ke depan.
“Semua kita rangkai menjadi satu asesmen untuk menyelesaikan persoalan di Kecamatan Kuripan, mulai dari jalan mantap, ketahanan pangan, kondisi air, pendidikan, kesehatan dan lainnya,” pungkasnya. (mel/fas)
.jpeg)