Kraksaan, Lensaupdate.com - Perekapan perolehan dana Zakat, Infaq dan Shodakoh (ZIS) off balance sheet tahun 2026 yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Probolinggo terus menunjukkan progres signifikan. Hingga Rabu (15/4/2026) pukul 12.00 WIB, perolehan dana telah mencapai Rp21.214.588.000 dari target Rp35 miliar.
Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo Ahmad Muzammil mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari upaya pendataan yang melibatkan berbagai pihak, terutama Kantor Urusan Agama (KUA) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat kecamatan dan masjid.
“Alhamdulillah, hingga saat ini capaian ZIS off balance sheet sudah menembus Rp21,2 miliar. Ini menunjukkan partisipasi masyarakat dalam berzakat cukup tinggi, meskipun masih ada beberapa KUA yang belum menyampaikan laporan,” ujarnya.
Muzammil menjelaskan, dana ZIS off balance sheet merupakan penghimpunan yang tidak masuk dalam sistem resmi Baznas (SIMBA), namun tetap dicatat melalui laporan dari UPZ mandiri. Pendataan dilakukan secara berjenjang mulai dari KUA hingga masjid dengan melibatkan penyuluh agama.
“Kami terus mendorong agar seluruh KUA segera melengkapi dan mengirimkan data. Saat ini masih ada enam KUA yang belum melaporkan, kemungkinan karena miss komunikasi atau kendala teknis di lapangan,” jelasnya.
Lebih lanjut Muzammil menegaskan pentingnya pelaporan ini sebagai bagian dari transparansi dan pemetaan potensi zakat di Kabupaten Probolinggo. Ia juga mengakui masih rendahnya kesadaran sebagian pengelola zakat untuk melaporkan penghimpunan dana ke Baznas.
“Melalui pelaporan off balance sheet ini, kami ingin memastikan seluruh potensi zakat dapat terdata dengan baik. Ini bukan soal dana masuk ke Baznas, tetapi bagaimana data itu bisa menjadi dasar kebijakan pemberdayaan umat,” tegasnya.
Sebagai upaya meningkatkan kepatuhan pelaporan, Baznas Kabupaten Probolinggo juga menggulirkan program pemberdayaan ekonomi berbasis masjid bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) setempat.
“Kami berikan stimulus berupa bantuan modal usaha berbasis masjid. Harapannya, takmir dan panitia zakat semakin termotivasi untuk tertib melaporkan dana ZIS yang dihimpun,” pungkasnya. (nab/zid)
