Petugas Haji Sigap Dampingi Jamaah Lansia Kabupaten Probolinggo di Madinah


Madinah, Lensaupdate.com - Dedikasi tinggi ditunjukkan petugas haji Indonesia dalam memberikan pelayanan kepada jamaah, khususnya lansia asal Kabupaten Probolinggo selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Salah satu momen menyentuh terjadi di Madinah ketika petugas dengan sigap dan penuh empati menangani jamaah lansia yang mengalami gejala demensia, Sabtu (25/4/2026).

Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Probolinggo Moh. Barzan Ahmadi menegaskan bahwa pelayanan terhadap jamaah, terutama lansia menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

“Petugas haji tidak hanya dituntut kuat secara fisik, tetapi juga memiliki empati tinggi. Dalam kasus jamaah lansia dengan gejala demensia, pendekatan personal dan penuh kesabaran menjadi kunci agar jamaah merasa aman dan terlindungi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, petugas haji melakukan langkah cepat mulai dari identifikasi dini kondisi jamaah hingga merujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah untuk mendapatkan penanganan medis yang optimal.

“Pendampingan melekat juga dilakukan selama proses pemeriksaan di KKHI. Ini bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan terbaik sekaligus mewujudkan semangat haji ramah lansia,” tambahnya.

Lebih lanjut Barzan Ahmadi mengungkapkan jamaah haji asal Kabupaten Probolinggo terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 1, 2, 3 dan 4. Setiap kloter didampingi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), meskipun untuk kloter 4 merupakan gabungan dari beberapa daerah di Jawa Timur.

“Untuk kloter 4, jamaah tergabung bersama daerah lain seperti Kota Batu, Surabaya, Malang, Pasuruan dan Sidoarjo. Namun koordinasi pelayanan tetap berjalan optimal agar seluruh jamaah mendapatkan perhatian yang sama,” jelasnya.

Menurutnya, pelayanan yang cepat, responsif dan humanis ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh jamaah haji, khususnya lansia yang membutuhkan perhatian lebih selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. (put/zid)