Maron, Lensaupdate.com - Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Maron menggelar pertemuan sinergi sekaligus halal bihalal sebagai ajang silaturahmi dan penguatan koordinasi antar pelaku sektor pertanian, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk meningkatkan kapasitas petani serta memperkuat kelembagaan pertanian di tingkat kecamatan.
Sebanyak 55 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari perwakilan kelompok tani (Poktan), gabungan kelompok tani (Gapoktan), kios pertanian, petugas penyuluh, unsur kepolisian dan TNI, UPT Kesehatan Hewan serta Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Perkebunan.
Koordinator BPP Maron Shanti Ning Tyastuti menegaskan pentingnya keberlanjutan forum tersebut sebagai ruang berbagi pengetahuan dan solusi atas persoalan pertanian di lapangan.
“Forum ini menjadi wahana berbagi pengetahuan, pengalaman dan silaturahmi antar petani. Kami berharap pertemuan ini menjadi pusat informasi dan ruang penyelesaian persoalan di lapangan,” ujarnya.
Sementara Katimker Kabupaten Probolinggo Eko Budi Santoso mendorong inovasi melalui pemanfaatan limbah ternak menjadi bank pupuk guna mendukung ketersediaan sarana produksi di tingkat petani.
Kapolsek Maron Arif Nurdasono menambahkan pentingnya koordinasi dalam mendukung target serapan hasil panen jagung sebagai bagian dari upaya swasembada pangan.
Di sisi lain, POPT Perkebunan BBPPTP Surabaya Ika Ratmawati menawarkan pelatihan lanjutan terkait perlindungan tanaman berbasis bahan alami sebagai solusi pertanian ramah lingkungan, terutama menghadapi musim kemarau panjang.
Petugas UPT Kesehatan Hewan Agus Purwanto mengingatkan peternak untuk tetap waspada terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) meskipun kasusnya mulai menurun.
“Kebersihan kandang dan vaksinasi menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran penyakit. Peternak juga diimbau aktif berkoordinasi dengan petugas,” jelasnya.
Sedangkan Ketua Paguyuban Maron Usman berharap sinergi yang terbangun melalui forum ini mampu memperkuat soliditas Gapoktan dalam menghadapi tantangan pertanian modern.
“Melalui pertemuan ini, kami berharap Gapoktan semakin solid dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan,” pungkasnya. (ren/zid)
