Peringatan HPSN 2026, Pemkot Probolinggo Dorong Kolaborasi Kelola Sampah


Probolinggo, Lensaupdate.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo menggelar peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2026 (HPSN) dengan berbagai kegiatan edukatif dan partisipatif di TPA Bestari, Jum'at (17/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

Sejak pagi, suasana di lokasi sudah semarak dengan kehadiran berbagai stan pameran dari kelurahan dan komunitas. Salah satu yang menarik perhatian adalah program Pasprotol (Pasar Penukaran Botol) yang memungkinkan masyarakat menukar sampah botol plastik dengan kebutuhan pokok seperti telur, tahu, tempe hingga mi instan.

Program tersebut sekaligus mengedukasi masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan membawa wadah belanja sendiri. Selain itu, sejumlah kampung tematik juga menampilkan produk kreatif hasil daur ulang sebagai bentuk inovasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo Retno Wandansari menyampaikan peringatan HPSN tahun ini mengusung tema kolaborasi sebagai kunci utama pengelolaan sampah.

“Fokus kami adalah mendorong pemilahan sampah dari sumber melalui pemberdayaan bank sampah serta pengelolaan berbasis kawasan di tingkat RW,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin turut menandatangani komitmen bersama pengelolaan sampah terpadu skala kawasan bersama para camat, lurah dan perwakilan masyarakat.

Selain itu, Pemkot Probolinggo juga menyalurkan berbagai bantuan seperti komposter aerob, tempat sampah pilah tiga jenis hingga pupuk kompos kepada kelompok masyarakat dan organisasi. Dukungan dari sektor swasta melalui program CSR juga diberikan untuk mendukung gerakan peduli lingkungan.

Wali Kota Aminuddin menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang harus ditangani secara kolektif mulai dari rumah tangga.

“Sampah adalah musuh bersama. Melalui program Indonesia Asri, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus berinovasi dalam pengelolaan sampah dan menjaga lingkungan tetap bersih,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan dampak serius pencemaran, termasuk mikroplastik yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.

Melalui peringatan HPSN 2026 ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan Kota Probolinggo yang lebih asri, sehat dan berkelanjutan. (mel/fas)