DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo Genjot DTSEN di Kecamatan Tongas, Capaian 62,39 Persen


Tongas, Lensaupdate.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Probolinggo terus mendorong percepatan pendataan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui monitoring dan evaluasi (monev) di Pendopo Kecamatan Tongas, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini dipimpin Plt Sekretaris DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo Dian Rachmawati didampingi petugas dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Probolinggo. Kehadiran tim disambut Ketua TP PKK Kecamatan Tongas Rina Rochmad Widiarto serta petugas PLKB setempat.

Dalam keterangannya, Plt Sekretaris DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo Dian Rachmawati menyampaikan monev ini bertujuan untuk memberikan dukungan sekaligus memastikan capaian pendataan DTSEN berjalan sesuai target. Hingga saat ini, capaian pendataan di Kecamatan Tongas telah mencapai 62,39 persen.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk menyapa sekaligus memberikan semangat kepada para kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang menjadi ujung tombak pendataan DTSEN di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan program DTSEN sangat bergantung pada kinerja para kader di lapangan. Oleh karena itu, pihaknya ingin memastikan setiap kendala yang dihadapi dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi.

“Kami juga ingin mendengarkan langsung kendala yang dihadapi para kader, sehingga bisa diberikan solusi yang tepat agar capaian pendataan bisa terus meningkat,” jelasnya.

Dian menambahkan, kegiatan monev ini menjadi bagian penting dalam upaya mengejar target penyelesaian pendataan sebelum batas waktu yang telah ditetapkan.

“Harapannya, dengan dukungan dan evaluasi ini, capaian DTSEN di Kecamatan Tongas dapat terus meningkat dan selesai tepat waktu sesuai target pelaksanaan hingga 30 April 2026,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo berharap seluruh kader TPK semakin termotivasi untuk menyelesaikan pendataan secara maksimal, sehingga data yang dihasilkan benar-benar akurat dan dapat menjadi dasar kebijakan pembangunan daerah yang tepat sasaran. (mel/fas)