Pakuniran, Lensaupdate.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo terus memperkuat deteksi dini kasus Tuberkulosis melalui kegiatan Active Case Finding (ACF) dengan memanfaatkan teknologi Portable X-Ray. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Pakuniran, Selasa (31/3/2026), guna meningkatkan cakupan skrining pada kelompok masyarakat berisiko.
Pelaksanaan ACF ini melibatkan tim radiografer dari RSUD Waluyo Jati serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Pakuniran. Kolaborasi lintas fasilitas pelayanan kesehatan ini diharapkan mampu mempercepat penemuan kasus sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan sejak dini.
Wasor TBC Dinkes Kabupaten Probolinggo S. Trisnoharini menyampaikan bahwa penggunaan Portable X-Ray menjadi inovasi penting dalam menjangkau masyarakat yang berisiko tinggi.
“Melalui ACF dengan Portable X-Ray ini, kami dapat menjangkau lebih banyak masyarakat berisiko dan menemukan kasus TBC lebih cepat. Deteksi dini sangat penting agar penanganan bisa segera dilakukan dan penularan dapat ditekan,” ujarnya.
Menurutnya, langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung target nasional eliminasi TBC pada tahun 2030. Penemuan kasus secara aktif dinilai sebagai kunci utama dalam pengendalian penyakit menular tersebut.
“Kunci eliminasi TBC adalah menemukan kasus sebanyak mungkin sejak dini serta memastikan pasien menjalani pengobatan hingga tuntas,” tegasnya.
Dengan pelaksanaan skrining aktif ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala serta kepatuhan dalam menjalani pengobatan. Upaya tersebut menjadi langkah strategis dalam memutus rantai penularan TBC di Kabupaten Probolinggo. (ren/zid)
