Baznas Kabupaten Probolinggo Kebut Program RLHB untuk Warga Miskin


Kraksaan, Lensaupdate.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo terus mempercepat pelaksanaan Program Rumah Layak Hunian Baznas (RLHB) sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu di Kabupaten Probolinggo.

Langkah percepatan ini dilakukan seiring permintaan penguatan data dukung program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Baznas Provinsi Jawa Timur yang merupakan tindak lanjut dari Direktorat Jenderal Perumahan Perkotaan terkait pendataan BNBA program RLHB.

Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H. Ahmad Muzammil menyampaikan bahwa pendataan mencakup realisasi pembangunan tahun 2025 serta rencana pembangunan tahun 2026. Pada tahun ini, Baznas mengalokasikan pembangunan tujuh unit rumah bagi warga kurang mampu.

“Kami berkomitmen mengoptimalkan program RLHB ini. Tahun 2026 kami menargetkan tujuh unit rumah dan sebagian sudah terealisasi,” ujarnya.

Dari jumlah tersebut, dua unit rumah telah rampung dibangun masing-masing di Desa Mojolegi Kecamatan Gading dan Kelurahan Patokan Kecamatan Kraksaan.

Selain itu, Baznas juga memprioritaskan bantuan bagi warga terdampak bencana. Salah satunya rumah milik Rahmani di Desa Pegalangan Kidul Kecamatan Maron yang roboh akibat hujan deras disertai angin puting beliung pada 10 April 2026.

“Setelah survei, rumah tersebut akan kami bantu melalui program RLHB dengan anggaran Rp15 juta. Musholla di sampingnya yang juga roboh akan kami bantu sebesar Rp5 juta,” jelasnya.

Tak hanya itu, bantuan juga akan diberikan kepada Suma, warga Desa Wonorejo Kecamatan Wonomerto. Rumah miliknya akan diperbaiki dengan anggaran Rp20 juta karena dinilai sudah tidak layak huni.

“Rumah tersebut memang dalam kondisi memprihatinkan dan pemiliknya termasuk warga kurang mampu, sehingga menjadi prioritas kami,” tambahnya.

Muzammil menegaskan bahwa program RLHB merupakan bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, tidak hanya dari sisi kebutuhan pangan, tetapi juga hunian yang layak.

“Dengan rumah yang layak dan sanitasi yang baik, kami berharap penerima manfaat dapat hidup lebih sehat dan nyaman,” tegasnya.

Ia juga menyebut proses pengerjaan rehabilitasi rumah relatif cepat, yakni rata-rata sekitar dua minggu hingga selesai.

Baznas Kabupaten Probolinggo berharap program ini mampu memberikan dampak nyata serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang aman, sehat dan manusiawi. (nab/zid)