Kraksaan, Lensaupdate.com – Panggung peringatan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-280 semakin semarak dengan gelaran fashion show batik lokal di Alun-alun Kraksaan, Senin (20/4/2026) malam. Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk mempromosikan karya perajin sekaligus menguatkan daya saing UMKM daerah.
Acara tersebut dihadiri Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris bersama Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.
Sebanyak 11 karya batik dari perajin yang tergabung dalam Adikarya Perajin Batik Bordir dan Aksesoris ditampilkan dalam peragaan busana yang memukau. Ragam desain khas daerah dipadukan dengan sentuhan modern, diperagakan oleh model lokal yang tampil percaya diri di atas panggung.
Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Aurelya Palona yang membawakan busana batik dengan elegan, mempertegas identitas budaya Kabupaten Probolinggo di hadapan publik.
Ketua Dekranasda Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris menegaskan pengembangan sektor kerajinan harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya pada produksi tetapi juga aspek promosi dan pemasaran.
“Melalui momentum ini, kami ingin batik dan produk lokal semakin dikenal luas, tidak hanya di daerah tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara perajin, desainer dan pemerintah dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang kuat.
“Ketika kolaborasi berjalan baik, produk lokal akan memiliki nilai tambah dan mampu naik kelas,” tegasnya.
Sementara Ketua APBBA Kabupaten Probolinggo Mahrus Ali menyampaikan para perajin terus berinovasi agar batik daerah memiliki ciri khas yang kuat dan mampu menembus pasar yang lebih luas.
“Kami terus meningkatkan kualitas dan desain agar batik Probolinggo semakin kompetitif. Dukungan pemerintah menjadi motivasi besar bagi kami,” ungkapnya.
Selain peragaan batik, acara juga dimeriahkan fashion show dari Tamyra Wedding yang menghadirkan busana modern, serta pembagian doorprize yang menambah antusiasme masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Probolinggo menegaskan komitmennya dalam melestarikan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis UMKM agar semakin berkembang dan berdaya saing. (nab/zid)
.jpeg)