Wali Kota Probolinggo Ikuti Iktikaf Bersama Ratusan Jemaah di Masjid


Probolinggo, Lensaupdate.com - Suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan menyelimuti Masjid Raudlatul Jannah Kota Probolinggo pada Minggu (15/3/2026) dini hari. Ratusan jemaah memadati masjid untuk melaksanakan rangkaian ibadah qiyamul lail dalam momentum iktikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadan.

Rangkaian ibadah dimulai sekitar pukul 02.00 WIB dengan Salat Sunnah Qiyamul Lail yang dipimpin oleh Ustad Thoirudin dari Mayangan. Para jemaah bersama-sama menunaikan berbagai salat sunnah seperti Salat Tahajud sebanyak 2 rakaat dengan 4 kali salam, Salat Taubat 2 rakaat dengan 1 kali salam, Salat Tasbih 2 rakaat dengan 2 kali salam serta Salat Hajat 2 rakaat dengan 1 kali salam.

Suasana malam yang cerah menambah kekhusyukan para jemaah dalam beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama istrinya dr. Evariani serta jajaran perangkat daerah yang ikut melaksanakan iktikaf pada malam ke-25 Ramadan tersebut.

“Ini kita bersama masyarakat. Semua perangkat daerah melakukan iktikaf malam ini dan alhamdulillah cuaca sangat cerah. Yang pertama tentu kita bersama-sama beribadah, kedua Insyaallah malam ini merupakan bagian dari malam Lailatul Qadar,” ujarnya.

Menurutnya, kebersamaan dalam ibadah seperti ini menjadi momen yang membahagiakan sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Ia juga berharap kegiatan iktikaf di masjid dapat semakin banyak diikuti masyarakat, mengingat masih ada beberapa malam terakhir Ramadan yang bisa dimanfaatkan untuk memperbanyak ibadah.

“Kita ingin ini diikuti oleh masyarakat karena masih ada sekitar lima hari lagi untuk iktikaf di masjid. Ini bagian dari doa, bagian dari ibadah sekaligus bagaimana kita bermasyarakat dan memohon segala sesuatu kepada Allah SWT,” tambahnya.

Aminuddin juga mengaku mendapatkan kesan mendalam dari rangkaian ibadah malam tersebut, terutama karena sebagian peserta kembali melaksanakan beberapa salat sunnah yang jarang dilakukan seperti salat tasbih.

Setelah rangkaian ibadah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan makan sahur bersama. Takmir masjid menyiapkan sekitar 400 nasi kotak yang langsung habis dinikmati para jemaah.

Salah satu jemaah, Dini (40), warga Desa Kedungdalem Kecamatan Dringu mengaku datang bersama suami dan dua anaknya sejak pukul 00.00 WIB. Ia berencana mengikuti iktikaf hingga akhir Ramadan.

“Kami menunggu anak-anak libur sekolah dulu, rencananya ikut terus sampai Ramadan selesai,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Nurhayati (52), warga Mayangan yang datang bersama suaminya. Ia mengaku rutin mengikuti kegiatan iktikaf setiap tahun.

“Tentu tujuan utamanya untuk beribadah. Apalagi malam Jumat kemarin saya senang sekali saat tarawih bisa bertemu Bu Eva. Ibadah dapat, ketemu pejabat juga, alhamdulillah,” ungkapnya.

Kegiatan iktikaf tersebut kemudian ditutup dengan salat Subuh berjamaah yang dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Rey Suwigtyo beserta kepala perangkat daerah dan istri, para camat dan lurah, Ketua Takmir Masjid KH Aziz RM, pengelola masjid serta jemaah lainnya. (mel/fas)