Final TKA Kabupaten Probolinggo Diikuti 200 Siswa Terbaik SD dan SMP


Kraksaan, Lensaupdate.com - Sebanyak 200 siswa dari jenjang SD/MI dan SMP/MTs mengikuti babak final Kompetisi Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat Kabupaten Probolinggo Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini menjadi puncak kompetisi yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Kabupaten Probolinggo.

Peserta final terdiri dari 100 siswa kelas V dan VI jenjang SD/MI serta 100 siswa kelas VIII dan IX jenjang SMP/MTs dari sekolah negeri maupun swasta. Mereka merupakan peserta terbaik yang berhasil lolos dari babak penyisihan yang sebelumnya diikuti oleh 1.172 siswa dari berbagai sekolah di Kabupaten Probolinggo.

Pada babak final tersebut, para peserta mengerjakan dua mata pelajaran yang diujikan yakni Matematika dan Bahasa Indonesia. Masing-masing mata pelajaran terdiri dari 20 soal dengan waktu pengerjaan selama 45 menit pada setiap sesi.

Berbeda dengan sistem ujian konvensional, seluruh peserta mengerjakan soal menggunakan telepon genggam. Sistem ini juga telah diterapkan pada babak penyisihan untuk mempermudah proses pengerjaan serta mempercepat penilaian hasil ujian.

Selama pelaksanaan ujian, proses pengerjaan soal diawasi secara ketat oleh tim dari Jawa Pos Radar Bromo dan BMB Air-Langga guna memastikan kompetisi berlangsung tertib, transparan serta menjunjung tinggi prinsip kejujuran.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono menyampaikan apresiasi kepada Jawa Pos Radar Bromo dan BMB Air-Langga yang telah menggagas serta menyelenggarakan kompetisi tersebut.

“Ini merupakan bentuk kolaborasi yang luar biasa antara media dan lembaga pendidikan dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Hary juga mengapresiasi tingginya antusiasme peserta dalam mengikuti kompetisi tersebut. Dari total 1.172 peserta pada babak penyisihan, sebanyak 806 siswa berasal dari jenjang SD dan 366 siswa dari jenjang SMP.

“Angka ini menunjukkan semangat belajar dan berkompetisi anak-anak kita sangat tinggi. Ini merupakan modal yang sangat berharga bagi masa depan daerah,” jelasnya.

Menurut Hary, kompetisi ini memiliki makna strategis karena tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan, tetapi juga menjadi sarana untuk memantau serta memetakan mutu pendidikan di Kabupaten Probolinggo, khususnya pada bidang Matematika dan Bahasa Indonesia sebagai fondasi penguatan literasi dan numerasi.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi simulasi sekaligus penyemangat bagi para siswa dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik yang sebenarnya pada April 2026 mendatang.

Dalam kompetisi tersebut, untuk jenjang SMP/MTs juara pertama diraih Jamila Vikamila dari SMPN 1 Kraksaan, juara kedua M. Alfarizi dari SMPN 1 Kraksaan dan juara ketiga Matthew Keane Husada dari SMPK Materdei.

Sementara untuk jenjang SD/MI, juara pertama diraih Farah Adibah dari SDN Sumbersuko, juara kedua Muhammad Naufal Azizi dari SDN Sukabumi 2 dan juara ketiga Princess Shaquila Lizzate dari SDN Tisnonegaran 1. (nab/zid)