Diperta Kabupaten Probolinggo Awasi Higiene Produk Pangan Hewani di Pasar Dringu


Dringu, Lensaupdate.com - Menjelang Hari Raya Idulfitri, Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo melakukan pengawasan higiene dan sanitasi produk pangan asal hewan di Pasar Dringu Kecamatan Dringu, Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan produk pangan yang beredar di masyarakat tetap aman, sehat dan layak dikonsumsi.

Pengawasan tersebut dilaksanakan bersama Koordinator Pasar Dringu Abdul Muhid serta didukung oleh Medik Veteriner Muda Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Novita Dwi Setyorini dan petugas teknis setempat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memeriksa sejumlah pedagang yang menjual produk pangan asal hewan, di antaranya tiga pedagang daging sapi, satu pedagang daging kambing serta penjual telur dan produk olahan seperti sosis.

Selain melakukan pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi kepada para pedagang melalui pembagian leaflet mengenai persyaratan higiene dan sanitasi produk pangan asal hewan.

Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Nikolas Nuryulianto mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pedagang tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan produk pangan asal hewan selama proses penjualan.

“Kami memberikan komunikasi, informasi dan edukasi kepada para pelaku usaha agar memahami persyaratan higiene sanitasi dalam penjualan produk pangan asal hewan. Harapannya para pedagang benar-benar menjaga kebersihan produk yang dijual seperti daging sapi, daging kambing, daging ayam maupun berbagai jenis telur,” ujarnya.

Menurut Niko, para pedagang juga diingatkan agar tidak menjual produk pangan asal hewan yang tidak jelas asal-usulnya atau sudah tidak layak konsumsi.

“Pedagang kami ingatkan untuk tidak menjual produk yang tidak jelas asal usulnya, termasuk daging yang tidak diketahui dipotong di mana atau produk yang sudah lama tidak terjual tetapi tetap dipasarkan. Hal seperti ini tidak diperbolehkan karena dapat membahayakan konsumen,” tegasnya.

Berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan, ketersediaan produk pangan asal hewan di Pasar Dringu masih dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Dari hasil pemantauan hari ini, ketersediaan produk pangan asal hewan di Pasar Dringu masih mencukupi dan tidak mengalami kekurangan sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (mel/fas)