Antisipasi Kelangkaan, Pemkab Probolinggo Ajukan Tambahan 100 Ribu Tabung LPG


Kraksaan, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mengajukan tambahan pasokan sebanyak 100 ribu tabung LPG kepada Pertamina guna mengantisipasi kelangkaan dan lonjakan kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris mengatakan pihaknya telah melakukan kajian sejak pertengahan bulan terkait potensi gangguan distribusi, termasuk dampak isu global seperti konflik perang yang memicu kepanikan di masyarakat.

“Sejak awal kami sudah mengkaji lebih jauh, terutama terkait isu perang dan sebagainya. Di awal sempat terjadi panic buying karena pengaruh pemberitaan,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi sempat berangsur normal setelah adanya distribusi tambahan dari Pertamina pada 19 hingga 20 Maret 2026. Namun, menjelang Lebaran, fenomena panic buying kembali terjadi di sejumlah wilayah.

“Menjelang Lebaran ini terjadi lagi panic buying. Ada masyarakat yang membeli dua kali, setelah beli kemudian beli lagi,” jelasnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab Probolinggo telah mengajukan penambahan kuota LPG sebanyak 100 ribu tabung. Langkah ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga beberapa hari setelah hari raya.

“Kami sudah mengajukan tambahan 100 ribu tabung LPG kepada Pertamina. Semoga ini direspons dengan baik untuk memastikan ketersediaan hingga H+6,” tegasnya.

Bupati Haris menambahkan, peningkatan kebutuhan LPG tidak hanya dipengaruhi oleh momen Lebaran, tetapi juga oleh faktor psikologis masyarakat akibat isu global yang berkembang.

“Fenomena ini dipicu oleh isu perang dan juga momentum Lebaran. Kami berupaya agar ke depan distribusi tetap terjaga dengan baik, khususnya di Kabupaten Probolinggo, karena masyarakat sangat membutuhkan,” pungkasnya. (nab/zid)