Wali Kota Probolinggo Terima Audiensi BI Malang Bahas Penguatan Digitalisasi Ekonomi


Probolinggo, Lensaupdate.com - Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin didampingi Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari menerima audiensi jajaran Bank Indonesia Kantor Perwakilan Malang, Senin (23/2/2026) pagi. Pertemuan tersebut dihadiri langsung Pimpinan KPw BI Malang Indra Kuspriyadi beserta jajaran.

Turut hadir dalam audiensi itu Pj. Sekda Rey Suwigtyo dan Kepala BPPKAD Pujo Angung Satrio. Pertemuan membahas penguatan digitalisasi ekonomi di Kota Probolinggo melalui berbagai program strategis.

Indra Kuspriyadi menjelaskan, kunjungannya kali ini fokus pada perluasan transaksi non-tunai, penguatan UMKM berbasis digital, digitalisasi sektor pangan hingga peningkatan literasi keuangan masyarakat.

“Kami meyakini dengan digitalisasi, pengembangan UMKM akan menciptakan perekonomian yang tangguh dan stabil. Sebagaimana tugas kami, Bank Indonesia menjaga kestabilan ekonomi sekaligus mendorong perekonomian daerah,” ungkapnya.

Wali Kota Probolinggo Aminuddin menyampaikan apresiasi atas komitmen Bank Indonesia dalam mendukung percepatan transformasi digital di daerah. Sinergi antara pemerintah daerah dan BI menjadi kunci memperkuat daya saing ekonomi lokal di tengah perkembangan teknologi yang pesat.

“Kita sekarang satu-satunya posyandu yang terdigitalisasi hingga ke tingkat bawah. Segala bentuk pembayaran yang bekerja sama dengan Pemkot Probolinggo kita lakukan secara non-tunai. Sebentar lagi pembayaran untuk RT/RW juga non-tunai melalui kartu Amanah,” bebernya.

Ia menambahkan, Pemkot Probolinggo juga telah bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam mendukung digitalisasi hingga tingkat kelurahan dan posyandu.

Sementara Indra menilai Pemkot Probolinggo sebagai salah satu daerah yang atraktif dalam peningkatan digitalisasi. Langkah digitalisasi hingga lapisan terbawah seperti RT/RW dan kader posyandu merupakan terobosan yang progresif.

“Dengan sistem pembayaran yang terdigitalisasi dengan baik, dampaknya akan signifikan terhadap penerimaan dan pengembangan ekonomi secara utuh. Kami berkomitmen terus hadir memberikan pendampingan dan asistensi teknis,” jelasnya.

Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendorong ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang inklusif serta berkelanjutan di Kota Probolinggo. (mel/fas)