Pemkab Probolinggo Perkuat Tata Kelola PBJ Lewat Inventarisasi Penyedia


Kraksaan, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa yang transparan dan berintegritas melalui inventarisasi serta penilaian kinerja penyedia, sebagai tindak lanjut arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Probolinggo M. Abdi Utoyo saat memimpin apel pagi bersama di lingkungan Kantor Bupati Probolinggo, Senin (9/2/2026) pagi.

“Saat ini kami sedang melakukan inventarisasi data penyedia. Ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gedung Merah Putih KPK agar pengadaan barang dan jasa dilakukan secara lebih transparan dan berbasis penilaian kinerja,” ujarnya.

Menurut Abdi, dalam proses inventarisasi tersebut, seluruh penyedia akan dikelompokkan berdasarkan berbagai kategori, mulai dari belanja rutin, konstruksi, hingga pengadaan digital. Penilaian kinerja penyedia nantinya dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

“Dari penilaian itu akan terlihat penyedia dengan kategori sangat baik, baik hingga yang berisiko. Penyedia berisiko ini misalnya yang belum memiliki pengalaman atau baru memulai usaha, sehingga perlu perhatian khusus,” jelasnya.

Ia menambahkan, penyedia yang masuk kategori berisiko tidak serta-merta ditinggalkan, namun akan diberikan pembinaan agar mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan, terutama bagi penyedia lokal.

“Tugas kita bukan hanya menilai, tetapi juga memberdayakan. Penyedia lokal akan kita dorong melalui pembinaan, kecuali bagi penyedia yang memang memiliki sanksi tertentu,” tegasnya.

Lebih lanjut Abdi menyebut hasil penilaian tersebut akan menghasilkan data penyedia mampu, yang menjadi rujukan utama dalam metode pengadaan langsung.

“Data penyedia mampu ini penting sebagai pertimbangan dalam pengadaan langsung, mulai dari pengalaman, kemampuan penyelesaian pekerjaan hingga kapasitas finansial. Ini menjadi pegangan kita bersama agar tidak salah memilih penyedia,” tegasnya.

Abdi meminta dukungan seluruh Perangkat Daerah agar segera melengkapi data yang dibutuhkan, mengingat proses rekapitulasi dan pemetaan penyedia, baik lokal maupun luar daerah, memerlukan ketelitian dan kerja sama.

“Kami berharap dukungan penuh agar data ini segera rampung. Ke depan, kami juga merencanakan pembinaan lanjutan dengan menghadirkan narasumber nasional, sehingga data penyedia mampu benar-benar menjadi fondasi pengadaan yang profesional dan terpercaya,” tambahnya.

Apel pagi bersama ini diikuti oleh para Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah serta karyawan/karyawati di lingkungan Kantor Bupati Probolinggo. Sebagai petugas apel berasal dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Probolinggo. (nab/zid)