Kotaanyar, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui BPBD bersama OPD terkait melakukan asesmen dan peninjauan pascalongsor tebing di MTs Ainur Rohmah sebagai langkah awal penanganan lanjutan, Senin (9/2/2026).
Kegiatan ini melibatkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Oemar Sjarief, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Hary Tjahjono serta Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Agus Budianto.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi lapangan sekaligus menentukan langkah penanganan lanjutan pasca terjadinya longsor yang berdampak pada area lingkungan sekolah.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan asesmen dilakukan sebagai langkah awal untuk mengidentifikasi tingkat kerawanan serta kebutuhan penanganan teknis di lokasi kejadian.
“Kami bersama OPD terkait melakukan asesmen untuk melihat secara langsung kondisi tebing yang longsor, sekaligus mengkaji potensi bahaya lanjutan yang bisa mengancam keselamatan lingkungan sekolah,” ujarnya.
Menurutnya, hasil asesmen ini akan menjadi dasar dalam menentukan rekomendasi penanganan, baik berupa langkah darurat maupun rencana penanganan jangka menengah dan panjang.
“Keselamatan siswa dan tenaga pendidik menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi lintas OPD agar penanganan bisa dilakukan secara cepat, tepat dan berkelanjutan,” jelasnya.
Oemar menambahkan, BPBD akan terus berkoordinasi dengan Disdikdaya dan DPKPP untuk menyiapkan langkah teknis penanganan tebing, termasuk kemungkinan penguatan struktur tanah atau upaya mitigasi lainnya guna mencegah longsor susulan.
“Kami berharap hasil asesmen ini segera ditindaklanjuti agar aktivitas belajar mengajar dapat berjalan dengan aman dan nyaman,” pungkasnya. (ren/zid)