Pemkab Probolinggo Borong Dua Penghargaan Pengelolaan Keuangan 2025


Bondowoso, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan dalam Focus Group Discussion (FGD) Penyaluran Transfer ke Daerah dan Penyaluran Dana Desa Triwulan I Tahun 2026 lingkup Wilayah Kerja Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Bondowoso, Selasa (24/2/2026).

Dua penghargaan tersebut masing-masing Terbaik I Kinerja Pengelolaan DAK Fisik Tahun 2025 dan Terbaik I Penyaluran Dana Desa (DD) Tercepat Tahun 2025 dengan realisasi mencapai 99,19 persen.

Penghargaan diterima oleh Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Probolinggo Kristiana Ruliani serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Probolinggo Munaris didampingi Inspektur Kabupaten Probolinggo Imron Rosyadi.

Kepala BPPKAD Kabupaten Probolinggo Kristiana Ruliani menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Penghargaan ini menjadi bukti nyata kuatnya sinergi dan kolaborasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Syukur Alhamdulillah atas pencapaian dua penghargaan sekaligus untuk Pemkab Probolinggo. Ini berkat sinergitas dan kolaborasi antar OPD pengampu DAK Fisik serta percepatan realisasi Dana Desa dari Dinas PMD,” ujarnya.

Ia berharap capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah agar semakin efektif, transparan dan akuntabel.

“Semoga ke depan kita bisa mempertahankan bahkan lebih meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan Pemkab Probolinggo agar semakin SAE,” tegasnya.

Sementara Kepala DPMD Kabupaten Probolinggo Munaris menilai penghargaan penyaluran Dana Desa tercepat merupakan hasil kerja kolektif antara DPMD, kecamatan dan OPD terkait dalam memfasilitasi pelayanan administrasi kepada pemerintah desa.

“Penghargaan ini adalah hasil kolaborasi tim DPMD bersama kecamatan serta OPD terkait dalam memfasilitasi dan memberikan pelayanan administrasi dana desa kepada desa,” katanya.

Munaris berharap fasilitasi dan layanan yang telah diberikan mampu mendorong pemerintah desa untuk semakin tertib, transparan dan akuntabel dalam mengelola Dana Desa, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Harapan kami, dengan fasilitasi dan layanan terbaik yang sudah kami berikan, desa-desa mampu mengelola Dana Desa dengan sebaik-baiknya sehingga manfaatnya lebih dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya. (put/zid)