Dringu, Lensaupdate.com - Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kabupaten Probolinggo menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) dan Lomba Vlog Proyek Observasi Lapangan IPS tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Probolinggo, Sabtu (7/2/2026) di aula SMP Negeri 1 Dringu.
Kegiatan yang diikuti ratusan siswa dari berbagai SMP dan MTs ini dihadiri oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo Like Lidyawati didampingi Pembina MGMP IPS Kabupaten Probolinggo Yuyun Wahyu Utami.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Like Lidyawati memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan lomba yang dinilai mampu menjadi wadah pengembangan potensi akademik, kreativitas serta karakter peserta didik.
“Kegiatan ini sangat luar biasa. Anak-anak mengikuti seluruh rangkaian lomba dengan penuh semangat dan tidak ada yang beranjak hingga babak final. Ini menunjukkan antusiasme, keberanian dan sportivitas mereka dalam berkompetisi secara sehat,” ujarnya.
Ia menilai pemilihan SMP Negeri 1 Dringu sebagai lokasi kegiatan juga memberikan nilai edukatif tersendiri. Para peserta dapat melihat secara langsung praktik pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah tersebut.
“Anak-anak bisa melihat langsung bagaimana pendidikan karakter diterapkan di SMPN 1 Dringu. Ini menjadi visualisasi dan pembelajaran nyata yang dapat dibawa serta diterapkan di sekolah masing-masing,” jelasnya.
Like menjelaskan, lomba LCC IPS diikuti oleh 160 kelompok, masing-masing terdiri dari dua peserta. Proses perlombaan berlangsung melalui beberapa tahapan seleksi hingga babak final yang dilengkapi dengan sesi wawancara. Sementara itu, lomba vlog proyek observasi lapangan diikuti oleh 60 peserta yang menampilkan hasil pengamatan dan analisis IPS dalam bentuk video kreatif.
“Dengan jumlah peserta yang sangat banyak, tentu ini menjadi tantangan tersendiri bagi para juri. Namun dari sinilah terlihat kualitas, ketekunan serta daya juang peserta dalam mengikuti setiap tahapan lomba,” ungkapnya.
Lebih lanjut Like menegaskan esensi perlombaan bukan semata-mata pada kemenangan, melainkan pada proses belajar dan pengalaman yang diperoleh peserta. “Kemenangan bukan tujuan utama. Yang terpenting adalah pengalaman, keberanian untuk tampil dan semangat belajar. Dari sini anak-anak akan semakin terpacu untuk terus mengembangkan diri dan tidak cepat merasa puas,” tuturnya.
Like mendorong para guru yang tergabung dalam MGMP IPS untuk terus menginisiasi kegiatan-kegiatan positif serupa sebagai sarana pembinaan siswa di bidang akademik maupun non akademik.
“Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini. Insyaallah ke depan harus terus dipupuk dan dikembangkan agar kreativitas, karakter dan keberanian anak-anak kita semakin terasah,” tegasnya.
Tidak lupa Like menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh panitia serta guru MGMP IPS yang telah berperan aktif menyukseskan kegiatan tersebut. “Bravo untuk seluruh panitia dan Bapak Ibu guru. Kami bangga atas dedikasi dan inovasi yang terus dilakukan demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (mel/fas
