Kuripan, Lensaupdate.com – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Kuripan menggelar pertemuan rutin perdana tahun 2026 sebagai wadah transfer teknologi, koordinasi dan penguatan kelembagaan petani. Kegiatan yang berlangsung di Dusun Krajan Desa Jatisari, Rabu (11/2/2026) ini diikuti sekitar 40 peserta dari unsur poktan, penyuluh pertanian hingga petugas kesehatan hewan.
Pertemuan tersebut menghadirkan perwakilan Poktan dan Gapoktan se-Kecamatan Kuripan, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kuripan, UPT Kesehatan Hewan serta Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Perkebunan.
Pengurus Gapoktan Kecamatan Kuripan Karsan menegaskan forum rutin ini memiliki peran strategis dalam mendukung kemajuan sektor pertanian.
“Forum ini menjadi wahana berbagi pengetahuan dan pengalaman antar petani. Kami berharap pertemuan ini menjadi pusat informasi dan ruang penyelesaian persoalan di lapangan,” ujarnya.
Salah satu topik utama yang dibahas adalah teknik budidaya tembakau ramah lingkungan yang dikembangkan Tosan, petani asal Desa Menyono. Ia menyampaikan metode budidaya yang diterapkan sesuai teknis pertanian berkelanjutan dan mampu menghasilkan panen yang memuaskan.
Sementara POPT Perkebunan Ika Ratmawati menawarkan pelatihan lanjutan terkait perlindungan tanaman berbasis bahan alami sebagai bagian dari praktik pertanian ramah lingkungan.
Dari sektor peternakan, UPT Kesehatan Hewan Tejo Prasetyo Mukti mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) melalui vaksinasi, kebersihan kandang dan manajemen pakan. Pihaknya juga menawarkan vaksin gratis bagi peternak.
Koordinator BPP Kuripan Nanang Setiono berharap forum rutin ini terus dijaga keberlangsungannya karena berkontribusi pada peningkatan kapasitas petani serta penguatan kelembagaan poktan.
Melalui pertemuan ini, Gapoktan Kecamatan Kuripan diharapkan semakin solid dalam menghadapi tantangan pertanian modern serta mampu meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan. (mel/zid)
