Magetan, Lensaupdate.com - Atlet berkuda memanah asal Kabupaten Probolinggo Heny Soviyati Karomah kembali mengharumkan nama daerah dengan menembus jajaran atlet terbaik Asia dalam ajang International Liga Memanah Berkuda Indonesia (ILMBI) Series 1 Tahun 2026 yang digelar di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan, Jum'at (6/2/2026).
Dalam kejuaraan internasional yang diikuti atlet dari enam negara tersebut, Heny berhasil meraih peringkat ke-8 level Asia serta peringkat ke-6 tingkat nasional pada kategori campuran (mixed category). Capaian ini menegaskan potensi besar atlet muda Kabupaten Probolinggo untuk bersaing di level nasional hingga internasional.
Ketua Pengkab Pordasi Berkuda Memanah Probolinggo Yusri Asher menyampaikan apresiasi atas perjuangan atletnya, meskipun belum berhasil naik podium. Menurutnya, hasil tersebut menjadi modal penting untuk evaluasi dan peningkatan prestasi ke depan.
“Kami mohon maaf karena belum bisa mempersembahkan podium. Namun capaian ini menjadi evaluasi penting bagi kami, terutama terkait keterbatasan fasilitas latihan di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.
Yusri mengungkapkan, salah satu kendala utama yang dihadapi adalah belum tersedianya fasilitas kategori IHAA berupa lintasan lurus sepanjang 150 meter yang sangat dibutuhkan untuk latihan berkuda memanah secara optimal.
“Insya Allah kami terus berproses dan berprogres maksimal. Target jangka panjang kami adalah mempersiapkan atlet menuju PON 2028. Mohon doa dan dukungan agar ke depan bisa mengharumkan nama Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.
ILMBI Series 1 Tahun 2026 merupakan liga perdana yang akan berlanjut pada Series 2 dan Series 3, dengan lokasi pelaksanaan yang masih menunggu penetapan panitia, apakah tetap di Jawa Timur atau berpindah ke provinsi lain.
Sementara Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Zainul Hasan menilai prestasi Heny sebagai pencapaian luar biasa, mengingat usia atlet yang masih muda serta keterbatasan sarana dan prasarana pendukung.
“Prestasi ini sangat membanggakan. Atlet muda asli Kabupaten Probolinggo sudah mampu berbicara di tingkat nasional bahkan internasional meskipun dengan sarana yang belum memadai,” ungkapnya.
Zainul berharap ke depan terjalin sinergi yang lebih kuat antara KONI dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam pemenuhan fasilitas olahraga, khususnya cabang berkuda memanah.
“Mudah-mudahan dengan komunikasi awal antara KONI dan Pemkab Probolinggo, sarana dan prasarana bisa terpenuhi sehingga prestasi atlet Kabupaten Probolinggo dapat meningkat lebih baik lagi,” pungkasnya. (put/zid)