Kraksaan, Lensaupdate.com - Upaya penguatan budaya literasi terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo. Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip), Pemkab Probolinggo bersama Pemerintah Kecamatan Kraksaan meresmikan Pojok Baca di Pendopo Kecamatan Kraksaan, Senin (5/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian tasyakuran Hari Jadi ke-16 Kota Kraksaan sebagai ibu kota Kabupaten Probolinggo tahun 2026.
Peresmian Pojok Baca dilakukan oleh Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Umi Haniah Fahmi AHZ selaku Bunda Literasi Kabupaten Probolinggo. Prosesi launching ditandai dengan penyerahan buku bacaan kepada Bunda Literasi Kecamatan Kraksaan Wiwin Puja Kurniawan serta pemindaian barcode layanan perpustakaan digital sebagai simbol dimulainya akses literasi digital bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ, jajaran Forkopimda Kabupaten Probolinggo, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo Samsur, Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo KH Abdul Wasik Hannan, Sekda Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, sejumlah kepala OPD serta para camat di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Bunda Literasi Kabupaten Probolinggo Ning Umi Haniah Fahmi AHZ mengapresiasi hadirnya Pojok Baca di ruang publik Kecamatan Kraksaan. Ia berharap fasilitas tersebut dapat menjadi magnet baru bagi masyarakat untuk kembali menumbuhkan minat baca.
“Alhamdulillah, hari ini Pojok Baca resmi hadir di Kecamatan Kraksaan. Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas ini sebagai ruang belajar, berdiskusi dan menambah wawasan,” tuturnya.
Menurut Ning Hani, tantangan literasi saat ini semakin kompleks di tengah perkembangan teknologi digital yang begitu pesat. Kondisi tersebut membuat aktivitas membaca buku konvensional mulai berkurang, khususnya di kalangan generasi muda.
“Pojok Baca ini kami harapkan menjadi jembatan, agar masyarakat tetap bisa menikmati bacaan, baik melalui buku fisik maupun layanan digital,” jelasnya.
Ia menambahkan, momentum peringatan Hari Jadi ke-16 Kota Kraksaan menjadi saat yang tepat untuk melakukan refleksi dan pembenahan, termasuk menghadirkan ruang-ruang publik yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Sementara Kepala Dispersip Kabupaten Probolinggo Ulfiningtyas menyampaikan program Pojok Baca merupakan bagian dari agenda pengembangan literasi daerah yang telah dirancang sejak tahun 2025. Namun, keterbatasan anggaran membuat pelaksanaannya dilakukan secara bertahap. “Pada tahap awal, Pojok Baca baru bisa difasilitasi di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Kraksaan, Paiton dan Besuk sebagai pilot project,” ungkapnya.
Ulfi menjelaskan, Pojok Baca menyediakan dua layanan utama, yakni koleksi buku fisik dan akses literasi digital. Melalui sistem barcode, masyarakat dapat mengakses sekitar 1.300 judul bacaan digital yang tersedia.
“Ke depan, kami menargetkan Pojok Baca bisa hadir di seluruh kecamatan melalui kolaborasi berbagai pihak. Harapannya, fasilitas ini dapat menjadi ruang edukasi yang nyaman dan inklusif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (nab/zid)
