Leces, Lensaupdate.com – Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 menjadi momentum penguatan budaya kerja aman dan sehat di Kabupaten Probolinggo. Hal tersebut tercermin dalam apel bersama yang digelar di lingkungan PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol, Selasa (20/1/2026), yang dihadiri Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo.
Apel dipimpin oleh Manager SDM, Umum dan Manajemen Risiko PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol Siti Zulaeha didampingi Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo Saniwar. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran manajemen, karyawan lintas unit kerja serta Satuan Tugas (Satgas) perusahaan.
Hadir pula Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Syarat Kerja Disnaker Kabupaten Probolinggo Mimik Indrawati serta Pengawas Ketenagakerjaan Muda I Nengah Mangku Kumalananda. Kehadiran unsur Disnaker menjadi bentuk dukungan dan pengawasan langsung pemerintah daerah terhadap implementasi K3 di sektor strategis.
Bulan K3 Nasional Tahun 2026 mengangkat tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal dan Kolaboratif”. Tema ini menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja tidak dapat berjalan optimal tanpa keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.
Profesionalisme dalam pengelolaan K3 menuntut kompetensi, kepatuhan terhadap standar serta integritas dalam pelaksanaan. Keandalan diwujudkan melalui konsistensi penerapan sistem K3 yang mampu melindungi pekerja dari potensi risiko. Sementara kolaborasi menjadi kunci agar pengelolaan K3 berjalan efektif melalui sinergi pemerintah, perusahaan dan pekerja.
Usai apel, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pemadam kebakaran sebagai bagian dari peningkatan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat di tempat kerja. Selain itu, peringatan Bulan K3 Nasional juga diisi dengan kegiatan donor darah yang mencerminkan kepedulian sosial dan semangat kemanusiaan.
Manager SDM, Umum dan Manajemen Risiko PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol Siti Zulaeha menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja harus dipahami sebagai nilai dasar dalam setiap aktivitas kerja.
“K3 bukan hanya kewajiban regulasi, tetapi komitmen bersama. Lingkungan kerja yang aman dan sehat akan menciptakan produktivitas yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan pekerja,” ujarnya.
Sementara Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo Saniwar menekankan bahwa peringatan Bulan K3 Nasional tidak boleh berhenti pada aspek seremonial semata, melainkan harus mendorong perubahan perilaku di tempat kerja.
“Bulan K3 ini menjadi pengingat bahwa pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pemerintah, pengusaha dan pekerja harus bergerak bersama,” katanya.
Saniwar juga mengingatkan pentingnya adaptasi penerapan K3 di tengah perkembangan teknologi dan dinamika dunia kerja, termasuk perhatian terhadap kesehatan mental pekerja.
“Keselamatan dan kesehatan kerja harus dilihat secara utuh, baik fisik maupun mental. Dengan kolaborasi lintas sektor, budaya K3 akan semakin menguat dan berdampak positif bagi produktivitas daerah,” pungkasnya. (mel/fas)
