Dringu, Lensaupdate.com - Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Probolinggo terus memperkuat peran perempuan melalui kegiatan Latihan Kader Dasar (LKD) sebagai bagian dari penguatan kaderisasi dan pemberdayaan perempuan. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, Sabtu–Minggu (10–11/1/2026) di aula Diklat Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Probolinggo.
Latihan Kader Dasar ini mengusung tema “Mencetak Kader Fatayat NU yang Berdaya sebagai Agen Perubahan di Masyarakat”. Tema tersebut menegaskan orientasi Fatayat NU dalam membangun kualitas kader perempuan yang tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga mampu berkontribusi aktif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo Sofia mengatakan Fatayat NU memiliki peran strategis dalam membentuk perempuan yang berdaya dan berkarakter. Kader Fatayat NU diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang responsif terhadap berbagai persoalan sosial di masyarakat.
“Fatayat NU tidak hanya fokus pada penguatan internal organisasi, tetapi juga pada pembentukan kualitas perempuan agar mampu berperan aktif dalam menjawab tantangan sosial, memperkuat nilai keagamaan yang rahmatan lil ‘alamin serta mendorong terwujudnya masyarakat yang berkeadilan,” ujarnya.
Sofia menjelaskan Latihan Kader Dasar dirancang sebagai ruang pembelajaran strategis untuk memperkuat kapasitas kader perempuan, baik dari aspek pengetahuan, pengalaman maupun jejaring organisasi. LKD menjadi fondasi penting dalam menyiapkan kader Fatayat NU yang siap terlibat aktif dalam gerakan sosial dan program pemberdayaan perempuan di masa mendatang.
“Melalui LKD ini, kami ingin membentuk kader yang tidak hanya loyal pada organisasi, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan, kepekaan sosial dan keberanian untuk mengambil peran di tengah masyarakat,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi yang dirancang untuk membangun kapasitas dan wawasan kader. Materi yang diberikan meliputi ke-Aswaja-an, ke-Fatayatan, keorganisasian, kepemimpinan serta penguatan perspektif sosial dan gender. Seluruh materi tersebut disusun untuk membentuk kader perempuan yang kritis, berdaya dan mampu berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.
Sementara Ketua Panitia LKD Siti Fatimah menjelaskan kegiatan ini diikuti oleh 80 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Probolinggo. Dari jumlah tersebut, sebanyak 74 peserta dinyatakan berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian Latihan Kader Dasar.
“Untuk menunjang efektivitas proses pembelajaran, peserta kami bagi ke dalam dua kelas. Dengan begitu, interaksi antara pemateri dan peserta dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan Latihan Kader Dasar ini, PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo menegaskan komitmennya dalam menyiapkan kader perempuan yang memiliki kapasitas kepemimpinan, tanggung jawab sosial serta semangat pengabdian. Hal ini sejalan dengan visi Fatayat NU untuk memperkuat peran perempuan dalam mendorong kemajuan masyarakat, daerah dan bangsa. (mel/fas)
