Dinsos Kabupaten Probolinggo Dampingi Pemulangan Bayi Terlantar dari Malaysia


Probolinggo, Lensaupdate.com - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo mendampingi proses penjemputan dan pemulangan bayi berinisial SA (9 bulan) dari Johor Malaysia ke Kabupaten Probolinggo, Rabu (28/1/2026). Proses penyerahan bayi berlangsung di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo.

Sebelumnya, bayi SA diketahui diterlantarkan oleh orang tuanya di salah satu rumah sakit di Johor saat tengah menjalani perawatan akibat penyakit paru-paru. Melalui kerja sama lintas sektoral, pemulangan bayi tersebut akhirnya dapat terlaksana dengan aman dan lancar.

Upaya pemulangan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI), Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Probolinggo hingga pemerintah kecamatan dan kelurahan setempat. Berkat sinergi tersebut, bayi SA dapat kembali ke tanah air dan berkumpul dengan keluarga besarnya di Kabupaten Probolinggo.

Dalam perjalanan dari Bandara Internasional Juanda Surabaya menuju Kabupaten Probolinggo, bayi SA difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui UPT P2TK. Penyerahan bayi dilakukan oleh Nurul Hidayati, Seksi Bidang Perlindungan UPT P2TK kepada Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo Saniwar. Selanjutnya, bayi SA diserahkan kepada pihak keluarga di lokasi yang sama.

Secara terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo Rachmad Hidayanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemulangan bayi SA hingga dapat dipertemukan kembali dengan keluarganya.

“Peristiwa ini menjadi perhatian bersama sekaligus pengingat bagi para Tenaga Kerja Indonesia (TKI), khususnya TKI perempuan agar berangkat bekerja ke luar negeri melalui jalur yang legal dan prosedural. Bagi yang telah bekerja di luar negeri, diharapkan senantiasa mematuhi peraturan dan hukum yang berlaku di negara tempat bekerja demi keselamatan dan perlindungan diri,” ujarnya.

Sementara Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kraksaan Maidi yang mendampingi keluarga bayi SA menyampaikan keluarga tersebut berasal dari kalangan kurang mampu sehingga perlu mendapat pendampingan khusus.

“Saya mengetahui betul kondisi keluarga tersebut. Mereka berasal dari keluarga kurang mampu, sehingga kami fasilitasi dalam proses penjemputan dan pendampingan,” ungkapnya.

Setibanya di kediaman keluarga, kedatangan bayi SA disambut oleh Camat Kraksaan Puja Kurniawan, Lurah Patokan Urip Mujiyono serta Kepala Puskesmas Kraksaan dr. Heni Rahmawati.

Camat Kraksaan Puja Kurniawan mewakili pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pemulangan warganya.

“Kami mewakili keluarga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan dan fasilitasi yang telah diberikan, sehingga Nanda SA dapat pulang dengan selamat dan kembali ke dekapan keluarga. Untuk percepatan administrasi kependudukan SA, sudah kami urus,” katanya.

Di sisi lain, Kepala Puskesmas Kraksaan dr. Heni Rahmawati menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti kondisi kesehatan bayi SA dengan mempelajari rekam medis dari rumah sakit di Johor.

“Kami akan mempelajari terlebih dahulu berkas rekam medis dari Johor Malaysia. Selanjutnya akan kami lakukan tindakan medis lanjutan apabila diperlukan,” pungkasnya. (nab/zid)