Paiton, Lensaupdate.com - Komitmen PT Secco Nusantara dalam menyediakan layanan kesehatan khusus bagi ibu hamil mendapatkan pengakuan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur. Perusahaan tersebut dinilai konsisten menerapkan standar pelayanan dan monitoring kesehatan bagi pekerja hamil, sejalan dengan upaya pemerintah menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Sri Wahyu Utami mengatakan PT Secco Nusantara menjadi salah satu perusahaan yang dinilai konsisten dan aktif menjalankan program ramah ibu hamil. Perusahaan memberikan perhatian khusus kepada pekerja yang sedang mengandung, mulai dari pemeriksaan kesehatan rutin hingga kemudahan layanan di area kerja.
“Ini merupakan bentuk dukungan dan perhatian perusahaan terhadap kesehatan ibu hamil. Jika ada karyawan yang sedang mengandung, mereka mendapatkan pelayanan khusus yang memudahkan dan memastikan kesehatannya terjaga,” ujarnya.
Menurut Wahyu, praktik tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dan daerah yang menargetkan penurunan angka kematian ibu dan bayi (AKI dan AKB). “Partisipasi dunia usaha sangat penting, terutama bagi pekerja perempuan yang tetap menjalankan aktivitas produktif selama masa kehamilan,” lanjutnya.
Ia menegaskan perusahaan perlu memberi perhatian lebih kepada karyawan hamil, karena kondisi lingkungan kerja dapat memengaruhi kesehatan ibu maupun perkembangan janin. “Dengan keterlibatan perusahaan, pemantauan kesehatan menjadi lebih terstruktur dan risiko dapat dikendalikan,” terangnya.
PT Secco Nusantara yang berlokasi di Kecamatan Paiton menjadi salah satu perusahaan yang menunjukkan komitmen tinggi terhadap kesehatan pekerjanya. “Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo bersama Puskesmas Paiton secara berkala melakukan pemeriksaan dan pendampingan bagi ibu hamil di perusahaan tersebut,” jelasnya.
Pemeriksaan meliputi pemantauan tekanan darah, kondisi kehamilan, status gizi, potensi risiko hingga konseling kesehatan reproduksi. Dengan pendekatan ini, baik kondisi ibu maupun janin dapat dipantau secara menyeluruh.
“Kami berharap perusahaan lain yang memiliki pekerja perempuan usia produktif juga dapat meniru langkah ini. Jika semua perusahaan peduli, maka kesehatan ibu hamil di lingkungan kerja dapat terjaga dan dipantau dengan baik,” tuturnya.
Wahyu menambahkan penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi perusahaan lain untuk memperkuat komitmen dalam menciptakan tempat kerja yang aman dan sehat bagi karyawan hamil.
“Dukungan dunia usaha dapat mempercepat pencapaian target pembangunan kesehatan daerah. Kesehatan ibu dan bayi adalah investasi masa depan bangsa. Oleh karena itu, seluruh pihak punya tanggung jawab untuk ikut menjaga, termasuk perusahaan,” imbuhnya.
Penghargaan yang diterima PT Secco Nusantara menjadi bukti bahwa sektor industri dapat berperan besar dalam memperkuat program kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya menekan angka kematian ibu dan bayi. “Kami berharap semakin banyak perusahaan yang mendukung kebijakan ramah ibu hamil demi mewujudkan SDM yang sehat dan berkualitas,” pungkasnya. (ren/zid)
