Gending, Lensaupdate.com – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri se-Kabupaten Probolinggo menyelenggarakan pertemuan rutin untuk mengevaluasi pembelajaran, membahas kendala satuan pendidikan serta merumuskan langkah strategis penguatan mutu sekolah. Pertemuan yang digelar pada Rabu (10/12/2025) ini diikuti oleh 74 SMP Negeri di Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono bersama Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Like Lidyawati.
Dalam arahannya, Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) yang sedang berlangsung. Ia juga menyoroti pelaksanaan outing class di beberapa sekolah yang dilakukan bersamaan dengan jadwal ujian serta mengingatkan pentingnya menjaga kenyamanan siswa dan tidak menimbulkan beban tambahan bagi orang tua.
Hary juga menekankan perlunya kesiapsiagaan sekolah menjelang libur semester. Pengamanan aset sekolah, pengawasan fasilitas dan mitigasi risiko perlu diperhatikan secara serius agar tidak terjadi insiden yang merugikan.
“Harapannya ada guru yang tetap bertugas di sekolah untuk mengantisipasi berbagai hal yang tidak diinginkan selama liburan nanti,” ujarnya.
Hary menegaskan pentingnya membangun sinergi antar satuan pendidikan. "Saya mendorong kepala sekolah untuk saling berbagi praktik baik dalam pengelolaan pembelajaran, pembiasaan positif dan penguatan karakter peserta didik," jelasnya.
Tidak lupa Hary juga meminta guru tetap menjaga etos kerja dan memberikan layanan terbaik kepada siswa serta masyarakat. “Komitmen bersama dan saling berbagi praktik terbaik merupakan kunci peningkatan mutu di masing-masing satuan pendidikan,” tambahnya.
Sementara Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Like Lidyawati menambahkan arahan terkait tata kelola satuan pendidikan, terutama mengenai penggunaan dana BOS serta pembelian buku dan pemanfaatan aplikasi SIPLah (Sistem Informasi Pengadaan Sekolah).
"Saya mengingatkan agar sekolah lebih selektif dalam pengadaan agar tidak menimbulkan permasalahan administrasi maupun keuangan," ungkapnya.
Like menyampaikan Surat Edaran teknis akan diterbitkan untuk memperkuat acuan pelaksanaan kegiatan di sekolah, terutama menjelang liburan semester. "Kalender pendidikan tetap menjadi dasar lembaga dalam menyusun jadwal layanan sekaligus memberikan informasi kepada orang tua," tambahnya.
Pertemuan tersebut dilengkapi dengan materi teknis dari Pengawas SMP diantaranya Edi Santoso, Sugeng dan Miswagiyanto. Para pengawas memaparkan materi mengenai optimalisasi pemanfaatan layar interaktif yang telah diberikan pemerintah pusat ke hampir seluruh sekolah.
Selain itu, pengawas juga memberikan penguatan terkait persiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas IX. Materi ini mencakup strategi teknis sekolah dalam mendampingi siswa menghadapi asesmen tersebut. (nab/zid)
