Leces, Lensaupdate.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo melaksanakan kunjungan sosial ke SDN Tigasan Wetan 2 Kecamatan Leces sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi penerus bangsa, Selasa (9/12/2025). Kunjungan ini diisi dengan pemberian semangat belajar kepada para murid serta peninjauan kondisi akses jalan yang sebelumnya menjadi sorotan publik.
Kunjungan ke SDN Tigasan Wetan 2 Kecamatan Leces ini dilakukan oleh DWP Dishub Kabupaten Probolinggo dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 DWP.
Beberapa waktu lalu, murid-murid SDN Tigasan Wetan 2 harus melintasi rel di atas jembatan untuk menuju ke sekolah. Kondisi tersebut sangat berbahaya dan mengancam keselamatan mereka. Pemerintah Desa Tigasan Wetan kemudian merespons cepat dengan membangun jembatan baru yang aman dan layak, sehingga anak-anak kini dapat berangkat sekolah tanpa risiko keselamatan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto bersama jajaran pejabat Dishub Kabupaten Probolinggo. Turut hadir Camat Leces M. Sigit Pujotomo, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa, Kepala Desa Tigasan Wetan beserta perangkatnya, Korwil Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Leces serta Kepala Sekolah dan para guru SDN Tigasan Wetan 2.
Kepala SDN Tigasan Wetan 2 Fitria Yuliani menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah, khususnya Bupati Probolinggo yang telah menindaklanjuti persoalan akses yang berbahaya tersebut. “Pembangunan jembatan oleh Pemerintah Desa Tigasan Wetan ini menjadi solusi penting yang memberikan rasa aman bagi seluruh siswa,” ujarnya.
Sementara Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto menegaskan kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Bupati Probolinggo agar seluruh perangkat daerah terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung program Probolinggo SAE.
“Dishub melalui DWP Dishub memiliki peran moral untuk hadir dan memberikan kepedulian kepada lingkungan pendidikan, terutama yang terdampak isu keselamatan lalu lintas dan aksesibilitas,” katanya.
Kunjungan ini diharapkan tidak hanya memberikan motivasi kepada para siswa, tetapi juga memperkuat komitmen multipihak untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan mendukung tumbuh kembang anak-anak sebagai generasi bangsa. (mel/fas
