SKB Kraksaan Tingkatkan Edukasi Anti Narkoba dan Anti Bullying Bagi Generasi Muda


Pajarakan, Lensaupdate.com - Upaya perlindungan terhadap generasi muda kembali digencarkan. Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kraksaan mengadakan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba, perlindungan anak dan bullying di ruang pertemuan RM Masada Desa Karanggeger Kecamatan Pajarakan, Kamis (27/11/2025).

Kegiatan ini diikuti 145 peserta yang terdiri atas peserta didik, tutor, pamong belajar dan orang tua. Sosialisasi menghadirkan Psikolog Klinis BNN Provinsi Jawa Timur Yogestri Rakhmahapin dengan materi meliputi dinamika remaja dan penyalahgunaan narkotika, penanganan bullying hingga pengenalan program BNN.

Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono, Kepala Bidang Pembinaan PNF dan PAUD Amik Mutammimah serta Plt Kepala SKB Kraksaan Djoko Sukamto.

Plt Kepala SKB Kraksaan Djoko Sukamto menegaskan tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan kepada seluruh komponen pendidikan mengenai bahaya narkoba, perlindungan anak dan dampak negatif bullying.

“Selain itu, kegiatan ini mendorong kolaborasi orang tua, pendidik dan lembaga pendidikan dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas kekerasan,” ujarnya.

Djoko berharap sosialisasi ini mampu meningkatkan kepekaan, memperkuat komitmen dan menghadirkan kepedulian bersama untuk menjaga anak-anak dari berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan. “SKB Kraksaan harus menjadi ruang yang aman, inklusif, penuh kasih sayang dan mendorong peserta didik tumbuh dengan karakter kuat, sehat dan berdaya,” tambahnya.

Sementara Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono mengatakan tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks. Penyalahgunaan narkoba, kekerasan terhadap anak dan maraknya bullying menjadi persoalan serius yang memerlukan perhatian bersama.

“Jika tidak dicegah sejak dini, persoalan-persoalan ini berpotensi merusak masa depan anak dan menghilangkan kesempatan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman dan sehat,” katanya.

Hary berharap sosialisasi ini tidak hanya menjadi penyampaian informasi, tetapi juga langkah nyata dalam meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan dan perkembangan generasi penerus bangsa.

“Kita ingin seluruh peserta memahami bahaya narkoba, pentingnya perlindungan anak dan upaya mencegah bullying agar tercipta ruang belajar yang nyaman bagi tumbuh kembang anak,” pungkasnya. (nab/zid)