Rita Erik Tunjukkan Semangat Petualang di Air Terjun Guyangan, Rayakan Alam Lewat Canyoning Festival


Krucil, Lensaupdate.com - Udara sejuk pegunungan dan gemericik air terjun Guyangan di Desa Guyangan Kecamatan Krucil menjadi saksi semangat para petualang dalam kegiatan Canyoning Adventure, Minggu (9/11/2025). Acara yang merupakan bagian dari The Seven Lakes Festival Probolinggo Paradise 2025 ini berhasil memadukan keindahan alam, tantangan adrenalin dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Salah satu peserta yang menarik perhatian adalah Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto yang ikut menuruni tebing dan menaklukkan derasnya aliran air Guyangan bersama Camat Gending Winda Permata Erianti, anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Alfianan Firda serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

“Canyoning ini luar biasa. Kita berjalan di tengah hutan, menuruni bebatuan, lalu bertemu air yang segar dan jernih. Rasanya seperti menyatu dengan alam. Ini olahraga sekaligus terapi batin. Alam Guyangan benar-benar surga bagi para pecinta alam,” ujar Rita Erik dengan penuh semangat.

Lebih lanjut Rita Erik mengajak masyarakat, terutama para perempuan, untuk tidak ragu mencoba aktivitas canyoning yang menurutnya tidak hanya menantang, tetapi juga menenangkan.

“Ternyata bukan hanya seru, tapi juga menenangkan. Bahkan ada ibu-ibu yang usianya di atas saya tetap berani ikut. Jadi ini kegiatan yang aman, sehat dan bisa dinikmati siapa saja,” tambahnya.

Sementara Camat Gending Winda Permata Erianti menilai bahwa kegiatan wisata alam seperti canyoning memiliki dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian masyarakat sekitar.

“Setiap kegiatan wisata alam membawa efek domino yang besar. Ada warga yang berjualan, pengelola parkir hingga penginapan yang mulai hidup. Ini bukti nyata bahwa wisata alam bisa tumbuh tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa dari sisi keamanan, kegiatan canyoning di Desa Guyangan telah memenuhi standar keselamatan dengan pendampingan instruktur profesional. “Olahraga ini safetynya sangat terjaga. Setiap peserta dibekali alat pengaman standar dan didampingi instruktur berpengalaman. Jadi selain memacu adrenalin, kegiatan ini juga cocok sekali untuk stress release. Badan segar, pikiran tenang, hati pun bahagia,” ujarnya sambil tersenyum.

Winda juga mengapresiasi langkah Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris (Gus Haris) yang menginisiasi The Seven Lakes Festival 2025 sebagai sarana untuk menghidupkan kembali potensi wisata alam di wilayah selatan Kabupaten Probolinggo.

“Event ini benar-benar menggerakkan banyak sektor sekaligus mulai dari pariwisata, UMKM hingga pemberdayaan perempuan. Semua bisa berperan,” tambahnya.

Dari sisi pengelolaan teknis, Owner Jack Outdoor Jacky Wicaksono menyampaikan bahwa kegiatan canyoning di Air Terjun Guyangan akan dibuka secara rutin setiap akhir pekan untuk melayani wisatawan yang ingin menikmati petualangan berbasis alam.

“Antusias masyarakat sangat luar biasa. Sebelumnya wisata Air Terjun Guyangan sepi, sekarang ramai lagi. Kami siap mendampingi pengelola dalam peningkatan sarana, fasilitas hingga pemasaran digital. Alhamdulillah, program Bupati lewat The Seven Lakes Festival ini berhasil menghidupkan kembali wisata alam di Krucil dan Tiris,” jelasnya.

Jack Outdoor saat ini mengelola empat spot canyoning unggulan di Kabupaten Probolinggo diantaranya Air Terjun Jaran Goyang Desa Guyangan, Air Terjun Batu Putih di Rabunan Kecamatan Gading, Air Terjun Pancor Kecamatan Pakuniram dan Air Terjun Bidadari di Kayangan Desa Krobungan Kecamatan Krucil.

Di penghujung kegiatan, udara sejuk Krucil berpadu dengan semangat petualangan yang membara. Di antara kabut dan gemericik air yang menenangkan, kegiatan canyoning di Desa Guyangan menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, komunitas dan masyarakat.

Lebih dari sekadar olahraga ekstrem, Canyoning Adventure Guyangan merupakan manifestasi kecintaan terhadap alam dan semangat pemberdayaan wisata lokal menuju Kabupaten Probolinggo yang berdaya, berbudaya dan berwawasan lingkungan. (ren/zid)