Batu, Lensaupdate.com - Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo mengikuti bimbingan teknis (bimtek) program Peti Koin Bermantra Bidang Perikanan Budidaya Tahun 2025 yang diselenggarakan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur di Camping Ground Coban Talun Kota Batu, Rabu (19/11/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari 14 kabupaten dan kota penerima bantuan program, termasuk Kabupaten Probolinggo. Pada kesempatan tersebut, Pokdakan Tirta Jaya Abadi dari Desa Klenang Lor Kecamatan Banyuanyar menerima paket bantuan usaha budidaya ikan lele secara simbolis. Bantuan tersebut terdiri atas tujuh unit kolam bundar, 14.000 ekor benih lele, pakan, peralatan budidaya serta obat-obatan penunjang.
Kepala Diskan Kabupaten Probolinggo Achmad Aruman melalui Kepala Bidang Perikanan Budidaya Wahid Noor Azis mengatakan program Peti Koin Bermantra telah berjalan sejak tahun 2022 sebagai pengembangan dari Anti Poverty Program (APP) yang sebelumnya diterapkan di 17 kabupaten di Jawa Timur.
“Program ini berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin produktif di sektor pertanian dalam arti luas, termasuk subsektor perikanan, melalui pendekatan keperantaraan pasar,” katanya.
Menurut Wahid, tujuan utama Peti Koin Bermantra adalah memperkuat kapasitas pelaku usaha perikanan budidaya, meningkatkan pendapatan masyarakat pedesaan dan menciptakan rantai nilai usaha yang lebih terhubung antara pembudidaya dan pasar. “Program ini memberikan dukungan menyeluruh mulai dari pendampingan, penyediaan sarana prasarana hingga fasilitasi pemasaran hasil produksi,” jelasnya.
Wahid menyampaikan bantuan tersebut diharapkan memberikan dampak signifikan terhadap penguatan usaha pembudidaya ikan di daerah. “Program ini menjadi intervensi strategis dalam mendorong kemandirian pelaku budidaya, khususnya kelompok-kelompok kecil yang selama ini membutuhkan dukungan sarana,” tegasnya.
Lebih lanjut Wahid menegaskan pihaknya akan melakukan pendampingan intensif agar bantuan yang diterima Pokdakan Tirta Jaya Abadi dapat dimanfaatkan secara optimal. “Pendampingan akan dilakukan bersama Bapelitbangda dan fasilitator program. Kolaborasi ini dirancang untuk memastikan keberlanjutan usaha sehingga tidak hanya berhenti pada distribusi bantuan,” lanjutnya.
Wahid menambahkan dukungan yang diberikan melalui Peti Koin Bermantra tidak hanya memfasilitasi proses budidaya, tetapi juga membuka peluang kemitraan usaha. “Peti Koin Bermantra tidak hanya menyediakan benih dan pakan. Program ini juga mendorong terwujudnya jejaring kemitraan yang dapat menampung dan membeli hasil panen para pembudidaya. Dengan demikian, keberlanjutan usaha jauh lebih terjamin,” terangnya.
Ia menegaskan Diskan Kabupaten Probolinggo berkomitmen melanjutkan program pemberdayaan sektor perikanan budidaya sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan di wilayah pedesaan.
“Melalui kolaborasi lintas instansi, program ini diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap sumber ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan kelompok pembudidaya di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya.(put/zid)
