Pelatihan Kerajinan Garnish di Kuripan, Perempuan UMKM Dilatih Kembangkan Kreasi Kuliner Bernilai Ekonomi


Kuripan, Lensaupdate.com - Upaya mendorong kemandirian ekonomi perempuan kembali digencarkan Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP). Hal itu diwujudkan lewat pelatihan industri kerajinan garnish yang digelar di ruang pertemuan KPRI Koppi Semi Kecamatan Kuripan, Kamis (27/11/2025).


Pelatihan diikuti para pelaku UMKM perempuan dan ibu-ibu pegiat kuliner. Mereka mendapatkan pembekalan langsung dari praktisi garnish Strive Indonesia Siti Fatimah dan pengusaha UMKM Dapur Nurin Kecamatan Leces Nurin Yeni Astuti yang selama ini sukses memasarkan produk garnish sebagai peluang bisnis rumah tangga.

Camat Kuripan Taufik menyampaikan apresiasi kepada DKUPP atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Kegiatan ini menjadi keberkahan bagi masyarakat Kecamatan Kuripan, terutama bagi para perempuan yang memiliki potensi besar untuk berkembang.

“Pelatihan ini menjadi momentum penting bagi perempuan agar terus mengembangkan keterampilan kreatif dan produktif,” ungkapnya.

Ia menegaskan perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi desa. Banyak industri rumahan, kuliner, katering hingga produk pangan lokal yang lahir dari kreativitas perempuan.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menghasilkan keterampilan teknis, tetapi juga membuka peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan dan memperkuat peran perempuan dalam ekonomi keluarga dan pembangunan desa,” tuturnya.

Sementara Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto melalui JF Pengawas Koperasi Ahli Muda Moch. Iqbal Mahardiyani menyampaikan pelatihan ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM. Industri garnish kini tidak hanya berfungsi sebagai penghias hidangan, melainkan sebagai karya seni yang memiliki nilai jual tinggi.

“Pelatihan ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan keterampilan dan kreativitas masyarakat. Garnish saat ini telah menjadi bagian dari industri kreatif yang mampu memberikan nilai tambah besar dalam dunia kuliner maupun dekorasi,” katanya.

Lebih jauh Iqbal menegaskan komitmen Pemkab Probolinggo dalam pembangunan sektor ekonomi mikro. "Harapan kami, pelatihan ini bukan hanya menjadi ajang menambah ilmu, tetapi menjadi titik awal peningkatan kualitas UMKM dan berkembangnya industri kreatif di daerah. Kami akan terus memberikan dukungan, mulai dari pembinaan, fasilitasi permodalan hingga pendampingan pemasaran,” jelasnya.

Dengan antusiasme peserta yang tinggi serta dukungan lintas pihak, pelatihan kerajinan garnish diharapkan dapat melahirkan lebih banyak pelaku UMKM yang mandiri, inovatif dan mampu bersaing di dunia kuliner modern. (mel/fas)