Probolinggo, Lensaupdate.com - Dalam upaya memperkuat tata kelola organisasi yang modern dan transparan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan Pemantapan E-Reporting sekaligus persiapan menuju Konsolidasi DWP Kabupaten Probolinggo Tahun 2025, Kamis (13/11/2025).
Bertempat di Aula Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo, kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari pengurus harian, ketua bidang pendidikan, sosial budaya, ekonomi, serta operator dan admin e-reporting.
Acara turut dihadiri oleh Kepala Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo Hari Kriswanto, Ketua DWP Bakesbangpol Diana Hari Kriswanto serta Kabid Hubungan Antar Lembaga Dany Indra Rudianto. Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi dan pembinaan bagi anggota DWP dalam memperkuat kapasitas organisasi di era digital.
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo Hari Kriswanto mengatakan pentingnya sinergi antara program DWP dengan arah pembangunan daerah. DWP memiliki peran strategis karena merupakan organisasi wanita yang wajib diikuti oleh para istri Aparatur Sipil Negara (ASN). “DWP merupakan organisasi wanita wajib bagi istri ASN. Karena itu, program kerjanya harus sinergi dan mendukung pembangunan daerah,” katanya.
Hari menjelaskan, berbagai kegiatan DWP dapat diarahkan untuk mendukung program prioritas pemerintah daerah seperti penurunan angka stunting dan pengentasan kemiskinan. Salah satunya bisa dilakukan melalui pendampingan satu keluarga penerima manfaat (KPM) yang terindikasi stunting maupun pelatihan untuk membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
“Dengan kegiatan pendampingan dan pelatihan kewirausahaan, DWP bisa menjadi motor penggerak dalam memperkuat ketahanan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut Hari mengingatkan peran DWP juga memiliki landasan hukum yang kuat melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). “UU tersebut menjadi dasar bahwa DWP sebagai ormas perempuan terbesar di Indonesia memiliki tujuan mulia, yakni meningkatkan kualitas keluarga PNS dan mendukung pembangunan nasional,” tambahnya.
Sementara Ketua DWP Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo Diana Hari Kriswanto menyampaikan pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan organisasi dalam beradaptasi dengan sistem pelaporan modern berbasis digital.
“Dharma Wanita Persatuan merupakan organisasi yang berperan penting dalam mendukung keberhasilan tugas pemerintahan dan pembangunan melalui peningkatan kualitas sumber daya perempuan, terutama istri ASN,” ungkapnya.
Menurutnya, implementasi e-Reporting sejalan dengan kebijakan DWP Kabupaten Probolinggo yang menekankan efektivitas dan transparansi dalam administrasi organisasi.
“Sebagai bagian dari DWP Kabupaten Probolinggo, kami terus berupaya memperkuat sistem pelaporan yang efektif dan modern. Melalui e-Reporting, setiap kegiatan dapat tercatat dengan baik, efisien dan dapat dipantau secara daring oleh pengurus di tingkat kabupaten maupun pusat,” lanjutnya.
Diana menegaskan, agar sistem pelaporan berjalan optimal, seluruh anggota harus memahami mekanisme teknis e-Reporting mulai dari penyusunan narasi kegiatan, koreksi melalui grup resmi DWP hingga proses unggah laporan ke dalam aplikasi.
“Kedisiplinan dan ketepatan waktu dalam pelaporan menjadi indikator profesionalitas organisasi. Oleh karena itu, penting bagi seluruh anggota untuk terbiasa menggunakan sistem ini dengan benar,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Diana juga menekankan pentingnya persiapan menghadapi konsolidasi DWP Kabupaten Probolinggo tahun 2025. Ia mengingatkan agar setiap bidang menyusun buku kegiatan sesuai pedoman dan memastikan seluruh administrasi seperti surat menyurat, daftar hadir hingga laporan keuangan dilengkapi dengan baik.
“Kita ingin memastikan seluruh data tersusun rapi dan terdokumentasi. Kekompakan antar bidang menjadi kunci keberhasilan DWP Bakesbangpol dalam mendukung suksesnya konsolidasi DWP Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.
Hasil kegiatan tersebut melahirkan beberapa komitmen bersama, di antaranya kewajiban membuat dan mengunggah laporan kegiatan secara rutin melalui sistem e-Reporting, menjaga ketertiban administrasi, meningkatkan kerja sama antar anggotanya serta mendukung penuh pelaksanaan Konsolidasi DWP Kabupaten Probolinggo 2025.
Diana berpesan agar seluruh anggota DWP Bakesbangpol mampu menjadi bagian dari perubahan menuju organisasi yang lebih modern dan profesional. “Transformasi digital dalam sistem pelaporan bukan sekadar tuntutan, tetapi kebutuhan. Mari kita jadikan DWP sebagai organisasi yang adaptif, tertib administrasi dan berdaya guna dalam mendukung tugas-tugas pemerintahan serta kesejahteraan keluarga ASN,” pungkasnya. (mel/fas)
