Leces, Lensaupdate.com - Upaya peningkatan kualitas dan daya saing usaha mikro terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui berbagai program pelatihan. Salah satunya adalah pelatihan industri olahan bawang berbasis Good Manufacturing Practices (GMP) yang digelar Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo, Jum'at (28/11/2025) di ruang pertemuan Warung DKI Kecamatan Leces.
Kegiatan ini diikuti 50 pelaku usaha mikro perempuan dari Kecamatan Tegalsiwalan, dan menghadirkan narasumber Astin Ariani dari Strive Indonesia serta pengusaha UMKM CV Dua Putri Sholeha Nurul Khotimah.
Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto melalui Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Muda Supami mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengolah pangan lokal menjadi produk bernilai tambah.
“Pelatihan ini diharapkan dapat mendorong pengusaha mikro perempuan menghasilkan produk olahan yang sehat, bergizi, aman dikonsumsi serta memiliki daya saing di pasar,” ujarnya.
Menurut Supami, pelatihan berbasis GMP ini mencakup peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah bahan pangan lokal, memperluas variasi menu berbahan baku lokal serta mendorong konsumsi pangan bernutrisi di masyarakat.
“Selain meningkatkan kesadaran tentang gizi seimbang, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat partisipasi masyarakat dalam mendukung konsumsi pangan lokal dan meningkatkan daya saing produk olahan lokal di pasar domestik maupun internasional,” tambahnya.
Pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis DKUPP Kabupaten Probolinggo untuk memperkuat kapasitas UMKM perempuan dan mendukung pengembangan industri pangan lokal yang memiliki prospek ekonomi tinggi. (mel/fas)
