DKUPP Kabupaten Probolinggo Dorong Percepatan Usaha KDMP Sukapura


Sukapura, Lensaupdate.com - Upaya percepatan pengembangan usaha Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kecamatan Sukapura terus diperkuat melalui sinergi antara Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Temu Usaha KDMP yang digelar di Gerbang Wisata Sukapura (GWS), Kamis (20/11/2025).

Kegiatan tersebut menghadirkan 12 Kepala Desa (Kades) dan 50 pengurus KDMP se-Kecamatan Sukapura. Mereka berinteraksi langsung dengan sejumlah mitra usaha strategis, di antaranya supplier beras CV. CUAN, Bulog, Pertamina serta PT Pupuk Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, tiga narasumber dari Bulog, Pertamina dan CV CUAN memaparkan prospek bisnis serta kemudahan kemitraan yang dapat dijalin bersama KDMP.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto didampingi Kepala Bidang Perkoperasian DKUPP Kabupaten Probolinggo, Kepala Bidang Pemberdayaan Kemasyarakatan dan Potensi Lembaga Desa DPMD Kabupaten Probolinggo Farhan Hidayat, Kasi Perekonomian dan Pembangunan Kecamatan Sukapura Susilomurti Prasetyo serta Asisten Bisnis Sukapura dalam kegiatan tersebut.

Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto mengatakan kegiatan ini dirancang untuk mempercepat tumbuhnya usaha KDMP melalui kolaborasi langsung dengan pemasok dan BUMD. Melalui forum ini, KDMP dapat memperoleh penawaran usaha mulai dari gas melon 3 kg dari Pertamina, sembako dari Bulog hingga beras dari CV CUAN.

“Mereka sangat antusias. Hal ini adalah peluang besar untuk menyiapkan usaha KDMP di Kecamatan Sukapura agar segera berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa,” ujarnya.

Namun demikian, Sugeng menegaskan sebelum usaha dijalankan, KDMP harus memastikan legalitas lembaga telah lengkap. Mulai dari SK Badan Hukum, NPWP, NIP hingga kewajiban simpanan pokok dan wajib anggota.

“Pengelolaan usaha KDMP harus berbasis data agar operasional berjalan akuntabel dan meminimalkan risiko. Data anggota sebagai pembeli gas melon atau beras harus jelas by name by address. Transaksi juga wajib dilakukan secara tunai untuk menghindari kerugian,” jelasnya.

Untuk meningkatkan jumlah anggota jelas Sugeng, KDMP dapat menawarkan berbagai keuntungan, seperti harga sembako, pupuk, beras dan gas elpiji 3 kg yang lebih murah dibanding harga non-anggota.

Sementara Kasi Perekonomian dan Pembangunan Kecamatan Sukapura Susilomurti Prasetyo menyampaikan harapannya agar percepatan usaha KDMP membawa dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. “KDMP harus terus bergerak agar perekonomian lokal semakin tumbuh dan masyarakat Sukapura semakin sejahtera,” ungkapnya. (put/zid)