Tiris, Lensaupdate.com – Gelaran The Seven Lakes Festival Probolinggo Paradise 2025 di Kabupaten Probolinggo memasuki puncak keseruannya dengan hadirnya Event Djarum Super Adventure Race 2025 yang resmi dilepas langsung oleh Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris atau Gus Haris di Songa Adventure Camp Desa Pesawahan Kecamatan Tiris, Sabtu (15/11/2025). Penguat utama kegiatan ini adalah dengan menghadirkan empat sekaligus olahraga ekstrem dan menantang fisik pesertanya.
Event Djarum Super Adventure yang merupakan bagian resmi dari rangkaian The Seven Lakes Festival 2025 dihelat selama dua hari mulai Sabtu hingga Minggu (15-16/11/2025) dan diikuti oleh 840 peserta yang terbagi menjadi 120 grup. Sebagian besar mereka berasal dari berbagai organisasi Mapala kampus di seluruh Indonesia.
Pada event ini mereka harus menaklukkan empat tantangan, mulai dari trail running, rappelling, orienteering hingga rafting di aliran Sungai Pekalen atas yang selama ini dikenal sebagai salah satu jalur arung jeram paling menantang di Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris atau Gus Haris menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi penyelenggaraan even berskala nasional ini.
“Terima kasih Djarum sudah mengagendakan event ini sebagai bagian dari rangkaian The Seven Lakes Festival 2025. Ada 4 olahraga ekstrem yang harus dijalani peserta. Ini tantangan luar biasa dan sangat diminati para pemburu adventure,” ujarnya.
Gus Haris menegaskan kehadiran komunitas pecinta alam dan atlet petualangan dari berbagai daerah adalah bukti kuat bahwa potensi wisata Kabupaten Probolinggo semakin dikenal dan diminati.
“Pesertanya rata-rata Mapala kampus seluruh Indonesia. Ini keren dan ini yang sejak awal kita harapkan, semua komunitas datang ke Kabupaten Probolinggo untuk mengeksplor potensi wisata kita. Semoga dengan acara bertaraf nasional seperti ini, semua potensi wisata kita bisa ter-blow up dan dikenal dengan baik, sesuai konsep besar kita yaitu nature, culture and sport tourism,” tambahnya.
Selain menonjolkan keindahan tujuh danau dan tujuh air terjun, rangkaian The Seven Lakes Festival memang dirancang untuk menghadirkan event wisata dengan pengalaman lengkap dengan menggabungkan pesona alam, kekayaan budaya dan aktivitas olahraga petualangan. Kehadiran Djarum Super Adventure turut mempertegas positioning Kabupaten Probolinggo sebagai destinasi sport tourism yang kompetitif di tingkat nasional.
Gus Haris juga menekankan selanjutnya setiap kegiatan yang dihadirkan dalam The Seven Lakes Festival tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan alam. “Prinsipnya, kita akan mempertahankan kualitas dan kelestarian nature kita, sambil mengenalkan culture kita. Unsur sport menjadi salah satu elemen yang sangat potensial menjadi daya tarik wisatawan Probolinggo,” tegasnya.
Sementara dari pihak Djarum Budi Santoso selaku penyelenggara mengungkapkan animo peserta dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa Kabupaten Probolinggo layak menjadi tuan rumah ajang adventure tingkat nasional.
“Melihat animo peserta yang luar biasa, kami melihat potensi wisata alam Kabupaten Probolinggo sangat layak untuk ditawarkan lebih luas lagi. Event Djarum Super Adventure memang kami konsep sebagai agenda rutin tahunan yang menyasar berbagai daerah di Indonesia. Tahun lalu di Jawa Tengah dan tahun ini kami putuskan memilih Songa Adventure sebagai venue,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa keputusan memilih Songa bukanlah kebetulan. “Setelah serangkaian survei, kami menemukan bahwa titik-titik lokasi yang dibutuhkan baik untuk rappelling, trail running, orienting maupun rafting yang paling bagus dan menantang ada di Songa. Spot-nya lengkap, aman dan sangat memadai untuk event sekelas Djarum Super Adventure,” tegasnya.
Budi juga menekankan penyelenggaraan The Seven Lakes Festival memberi efek domino bagi pariwisata Kabupaten Probolinggo, terutama karena menarik peserta dari luar daerah.
“Event The Seven Lakes Festival yang digagas Kabupaten Probolinggo ini menurut kami sangat keren. Notabene pesertanya dari luar daerah dan lewat pengalaman mereka di sini, tentu akan memancing para penikmat wisata serta pemburu adventure lainnya untuk semakin ramai datang ke Kabupaten Probolinggo,” tandasnya. (ren/zid)
