Kediri, Lensaupdate.com - Atlet taekwondo Kabupaten Probolinggo berhasil menorehkan prestasi gemilang pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Jatim Open 2025 yang digelar di GOR Jayabaya, Kediri pada 20 hingga 23 November 2025.
Ajang bergengsi yang diikuti 1.250 atlet dari berbagai daerah di Indonesia tersebut menjadi momentum penting bagi Pengurus Kabupaten (Pengkab) Taekwondo Indonesia (TI) Probolinggo untuk menunjukkan kemampuan atlet binaannya.
Dalam kompetisi tersebut, kontingen Kabupaten Probolinggo sukses membawa pulang total 11 medali yang terdiri dari 1 medali emas, 4 medali perak dan 6 medali perunggu. Capaian ini diraih dari dua kategori, yaitu kelas prestasi dan kelas semi prestasi.
Pada kelas prestasi, tiga medali perunggu berhasil disumbangkan oleh Mas Athallah Arjuna Pratama untuk kategori Kyorugi Cadet M+65 Kg, Aburizal Malik untuk kategori Kyorugi Junior M-48 Kg serta Quinn Narapati Ramadhan untuk kategori Kyorugi Junior M-51 Kg.
Sementara untuk kelas semi prestasi, atlet Kabupaten Probolinggo menorehkan hasil yang lebih gemilang. Satu medali emas berhasil diraih oleh Fakhri Khoirul Azam pada nomor Kyorugi Cadet M-45 Kg. Empat medali perak disumbangkan oleh Faby Carissa Ramadhani pada nomor Poomsae F Cadet, Avero Zein El Fikri pada nomor Poomsae M Cadet, Ramzi Aufa Raharjo pada nomor Poomsae M Junior serta Keenar Azkadina Maritza pada nomor Poomsae F Pra Cadet C.
Selain itu, tiga medali perunggu juga diraih oleh Naqiyya El Wardah Styawan pada nomor Kyorugi Cadet F-59 Kg, Moh Rifki Maulana pada nomor Kyorugi Junior M-51 Kg, serta Oryza Abhinaya pada nomor Poomsae F Pra Cadet C.
Ketua Pengkab TI Probolinggo Puja Kurniawan memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas perjuangan para atlet yang sebagian besar masih berada pada tahap awal pengembangan. “Yang jelas ini atlet pemula yang baru saya tampilkan untuk mencari bibit atlet baru di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.
Menurut Puja, capaian ini menunjukkan potensi besar yang perlu terus dibina melalui pelatihan terarah dan partisipasi rutin dalam kompetisi tingkat regional maupun nasional.
“Keberhasilan ini menjadi modal penting bagi kami dalam mempersiapkan atlet masa depan yang dapat bersaing pada level lebih tinggi, sekaligus memperkuat pembinaan olahraga taekwondo di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (mel/fas)
