Science Center Probolinggo Kreatif Bakal Hadirkan Edukai AI dan Robotik Bagi Generasi Muda


Kraksaan, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mengambil langkah strategis dalam pengembangan pendidikan berbasis teknologi dengan merancang pembangunan Science Center Probolinggo Kreatif. Proyek ini menjadi bagian dari visi besar menjadikan Kabupaten Probolinggo sebagai pelopor edukasi digital di wilayah Jawa Timur.

Presentasi mengenai desain besar (grand design) pusat edukasi tersebut dilakukan oleh B-One Corp di ruang kerja Bupati Probolinggo pada Senin (8/9/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Dwijoko Nurjayadi, Kepala Dinas Kominfo Ulfiningtyas, Kepala Bapelitbangda M. Sjaiful Efendi dan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa M. Abdi Utoyo.

Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris mengatakan kehadiran Science Center ini bertujuan memberikan akses pendidikan teknologi yang menyeluruh dan menyenangkan kepada generasi muda. Fasilitas ini dirancang sebagai ruang interaktif yang akan memfasilitasi pembelajaran seputar kecerdasan buatan (AI), robotik, coding dan literasi digital.

“Science Center akan menjadi pusat belajar yang mampu menggugah rasa ingin tahu anak-anak terhadap dunia teknologi. Kami ingin menciptakan lingkungan yang merangsang kreativitas sekaligus inovasi sejak dini,” katanya.

Menurut Bupati Haris, pusat edukasi ini akan dilengkapi delapan zona pembelajaran interaktif, virtual lab, perangkat robotik serta program unggulan bertajuk AI Experience Week. “Selain menjadi tempat belajar, pusat ini juga akan menampilkan potensi daerah melalui pendekatan teknologi sehingga disebut sebagai ensiklopedia hidup Probolinggo,” jelasnya.

Bupati Haris menegaskan Science Center akan menjadi motor penggerak pendidikan berbasis teknologi. “Kami ingin anak-anak memiliki ruang eksplorasi yang menarik agar minat belajar tumbuh sejak dini,” tambahnya.

Untuk mendukung terwujudnya proyek ini, B-One Corp menyiapkan 234 perangkat digital yang akan digunakan untuk kegiatan pembelajaran dan pelatihan. Investasi sebesar Rp 1,9 miliar telah dialokasikan untuk berbagai keperluan, termasuk pelatihan guru, showcase karya siswa hingga penyelenggaraan kompetisi teknologi seperti Robothon Probolinggo Cup.

Jhohan dari B-One Corp menerangkan proyek ini tidak hanya menciptakan fasilitas fisik, tetapi juga menyiapkan ekosistem pendidikan digital yang berkelanjutan. “Kami percaya bahwa pendidikan teknologi harus diiringi dengan pelatihan guru dan ruang apresiasi untuk siswa,” ungkapnya.

Science Center Probolinggo diharapkan menjadi pusat pembelajaran teknologi yang tidak hanya mendukung kurikulum formal, tetapi juga mendorong lahirnya generasi muda yang siap bersaing di era global. Dengan pendekatan berbasis teknologi, Kabupaten Probolinggo ingin memperkuat daya saing sumber daya manusia lokal. (nab/zid)