Dringu, Lensaupdate.com - Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS) Kabupaten Probolinggo menyalurkan bantuan tambahan sarana pendidikan bagi anak Sekolah Dasar (SD) dari keluarga kurang mampu. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Kecamatan Dringu, Rabu (10/9/2025), bertepatan dengan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Acara tersebut dihadiri Wakil Ketua II KKKS Kabupaten Probolinggo Hj. Rita Erik Ugas Irwanto, Ketua Bidang Pendidikan KKKS Hj. Amalia Tutug serta Camat Dringu Indah Rohani, Camat Tongas Rochmad Widiarto dan Camat Sumberasih Agus Setijono.
Sebanyak 60 anak SD dari tiga kecamatan di Kabupaten Probolinggo mendapatkan bantuan tambahan sarana pendidikan. Mereka terdiri dari 20 anak SD asal Kecamatan Tongas, 20 anak dari Kecamatan Sumberasih dan 20 anak dari Kecamatan Dringu.
Bantuan yang diberikan berupa tas sekolah, perlengkapan belajar serta tambahan biaya pendidikan. Program ini merupakan salah satu bentuk dukungan KKKS dalam menunjang penuntasan wajib belajar 13 tahun di Kabupaten Probolinggo.
Wakil Ketua II KKKS Kabupaten Probolinggo Hj. Rita Erik Ugas Irwanto menyampaikan kegiatan berbagi di bulan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki makna spiritual sekaligus sosial. “Berbagi dengan sesama adalah amalan yang sangat dianjurkan. Semoga kegiatan ini meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus menumbuhkan kasih sayang kita terhadap anak-anak,” ujarnya.
Rita Erik menambahkan bantuan yang diberikan diharapkan benar-benar bermanfaat bagi penerima. “Kami berharap anak-anak semakin rajin belajar, mematuhi guru dan orang tua serta memanfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya untuk mendukung pendidikan,” pesannya.
Sementara Ketua Bidang Pendidikan KKKS Kabupaten Probolinggo Hj. Amalia Tutug menjelaskan program ini bertujuan meringankan beban keluarga kurang mampu sekaligus memotivasi anak-anak agar tetap semangat menuntut ilmu.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menunjang kebutuhan sekolah sehingga anak-anak tidak kehilangan semangat belajar. Tujuannya agar mereka bisa terus berprestasi dan mendapatkan pendidikan yang layak,” ungkapnya.
Amalia menambahkan, keberhasilan pendidikan anak tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga dukungan lingkungan sekitar. Karena itu, KKKS berkomitmen menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar anak, khususnya di bidang pendidikan.
"Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial dan semangat berbagi adalah nilai luhur yang harus terus dijaga. Melalui bantuan pendidikan, kami berharap anak-anak dari keluarga kurang mampu memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita," pungkasnya. (mel/fas)
