Diperta Kabupaten Probolinggo Gelar Posyandu Ternak dan Vaksinasi PMK


Kraksaan, Lensaupdate.com - Upaya pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo. Melalui Dinas Pertanian (Diperta) dan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), kegiatan vaksinasi PMK kembali digelar di beberapa wilayah dengan sasaran ternak rentan seperti sapi, kambing dan domba, Selasa (16/9/2025).

Kegiatan vaksinasi ini dilakukan serentak di dua wilayah berbeda. Di wilayah Kecamatan Kraksaan, vaksinasi PMK dilaksanakan di Desa Asembagus, Desa Bulu dan Kelurahan Sidomukti oleh Puskeswan Maron. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh dokter hewan penyelia Puskeswan Maron drh. Nurma.

Total hewan ternak yang divaksinasi di 3 (tiga) lokasi di Kecamatan Kraksaan meliputi 8 ekor sapi, 25 ekor domba dan 8 ekor kambing. Rinciannya, di Desa Asembagus terdapat 16 ekor domba dan 8 kambing yang divaksin. Sementara di Desa Bulu terdapat 3 sapi dan 9 domba serta Kelurahan Sidomukti sebanyak 5 ekor sapi.

Tidak hanya vaksinasi, edukasi kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dalam agenda ini. Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) dilakukan di empat lokasi untuk meningkatkan kesadaran peternak mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan.

Di hari yang sama, Puskeswan Wonomerto mengadakan Posyandu Ternak di Desa Palangbesi Kecamatan Lumbang. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala UPT Puskeswan Diperta Kabupaten Probolinggo Aulia Khusumastutik bersama dua dokter hewan penyelia drh. Andika dan drh. Abdullah.

Dalam kegiatan Posyandu Ternak tersebut, sebanyak 226 ekor hewan mendapat layanan kesehatan. Terdiri dari 217 ekor sapi, 8 ekor kambing dan 1 ekor sapi yang mendapat pelayanan pengobatan khusus. Selain vaksinasi PMK, hewan-hewan juga diberikan vitamin dan obat cacing.

Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Nikolas Nuryulianto mengatakan vaksinasi PMK merupakan langkah strategis untuk melindungi populasi ternak dari penyebaran penyakit.

“Kami terus berkomitmen meningkatkan kesehatan ternak melalui vaksinasi PMK secara menyeluruh. Penyakit ini bisa dicegah dengan vaksin yang tepat dan tahun ini kami mendapat bantuan 300 botol vaksin PMK yang akan didistribusikan ke seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo. Harapan kami, dengan semakin banyak ternak yang divaksin, kesadaran masyarakat juga akan semakin tinggi," ungkapnya.

Niko menambahkan, pemberian vaksin PMK bukan hanya langkah teknis, melainkan juga bagian dari edukasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan hewan ternak mereka.

“Dengan langkah aktif ini, diharapkan tidak ada kasus PMK di Kabupaten Probolinggo. Selain itu, populasi ternak tetap dalam kondisi sehat dan produktif. Kami juga mengajak masyarakat untuk bekerja sama dan melaporkan jika ditemukan gejala penyakit pada hewan ternaknya,” pungkasnya. (mel/fas)